Karya: Ace Sumanta
Banyak karangan bunga berupa puisi
Dalam perjalanan waktu yang kau ukir
Kebaikanmu dan kebajikanmu
Tersusun rapih dalam puisi kasih.
Banyak lintas pulau kau jelajah
Begitu juga negara mengayuh samudra.
Masih ingat kita
Menyatukan kata di teras rumahmu waktu itu
Ada sekuntum bunga melati simbul puisi penuh makna
Ketika anak-anakmu lahir dan besar hari ini
Dari rahim Swadesi kau kandung
Hingga lupa berapa ribu bahkan berjuta lahir puisi irama mengiringi doa saat kepergianmu.
Di atas pusaranmu tumbuh anak-anak baru walau rahimnya sudah berbeda.
Bogor, 2 Agustus 2021
Puisi untuk ibu Diah Hadaning. Penulis adalah budayawan dan sastrawan pituin Sunda Pajajaran





