Dikeroyok !, Mahasiswa UNPAK Melapor ke Polisi

130
0
FR saat melapor dugaan pengeroyokan ke Polsekta Bogor Tengah, Senin (1/7/2019).

LEAD.co.id | Seorang Mahasiswa Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor berinisial FR, selaku korban pengeroyokan melaporkan kasus yang menimpanya ke Polsekta Bogor Tengah, Senin (1/7/2019).

FR mengungkapkan, pada Senin (24/06) lalu, dirinya bersama teman-temannya terlibat permasalahan di dalam kampus yang menyebabkan terjadinya keributan antara dua pihak. Saat itu dirinya ingin melerai keributan tersebut, tetapi ketika itu dirinya mendapat pukulan dari pelaku yang sama karena dianggap terlibat dalam keributan tersebut.

“Disitu saya kena pukul karena saya dianggap memukul Presiden Mahasiswa,” kata FR.

Kemudian, setelah itu teman-teman FR ikut terpancing dalam situasi tersebut. Sehingga menyebabkan kegaduhan dan teman-teman dari terduga pelaku pun berdatangan. Setelah itu, nahas salah satu teman FR pun dikeroyok oleh puluhan mahasiswa dan mengalami luka robek dibagian mulut.

Baca :  Mahasiswa Pengelana

“Waktu kejadian malam itu salah satu teman saya dikeroyok oleh puluhan orang dari salah satu fakultas,” ucapnya.

Keesokan harinya, Selasa (25/06), FR bersama dua orang rekannya datang ke kampus tersebut ingin menyelesaikan masalah karena dia menganggap terjadi salah paham. Pada kesempatan itu, FR dipertemukan dengan Presiden Mahasiswa (Presma) dan Ketua Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) oleh rekannya dengan maksud meluruskan masalah.

“Saya sudah berdamai dengan Ketua BLM dan Presiden Mahasiswa,” ungkap FR.

Tetapi, setelah itu FR ditarik oleh beberapa mahasiswa, kemudian ia diintrogasi disertai dua kali pukulan dari salah satu mahasiswa tersebut. Dengan demikian, rekan FR yang ikut mendampingi itu memanggil Presma dan Ketua BLM agar FR mendapat perlindungan.

Baca :  Menristekdikti Lepas 45 Mahasiswa Indonesia Study ke Tiongkok

“Saya coba minta tolong pada teman saya saat diintrogasi terkait masalah ini,” paparnya.

Akan tetapi, setelah beberapa lama FR mendapat beberapa kali pukulan tangan dan sekali menggunakan dengkul dibagian kepala sebelah kiri yang dilakukan oleh Ketua BLM dan dua orang temannya.

“Saya dipukul Ketua BLM dan dua orang temannya yang tidak saya ketahui namanya,” tuturnya.

Akhirnya karena merasa tidak terima, FR dengan beberapa saksi melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib untuk dilakukan proses secara hukum. (AP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here