Dinilai Public of Distrust, ISPI Sarankan Kapolri Rapikan Institusi Polri

oleh -271 views
Public of Distrust, ISPI, Kapolri, Polri

JAKARTA (LEAD.co.id) – Public of Distrust atau Ketidak Percayaan publik kepada aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) saat ini, mulai tampak kepermukaan. Hal itu terjadi setelah banyaknya rentetan kejadian soal penegakan hukum yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Terbaru adalah soal adanya tindakan “Smackdown” atau membanting mahasiswa oleh aparat terhadap salah satu demonstran yang melakukan aksi menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-389 Kabupaten Tangerang, pada Rabu (13/10) kemarin.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesian Of Social Political Institute (ISPI), Deni Iskandar menyarankan agar, Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri untuk segera melakukan pembenahan dan evaluasi, terhadap kinerja Polisi di lingkungan Polda dan Polres.

Baca :  Jalur Puncak Bogor Macet, Polri Akan Evaluasi Menyeluruh

“Evaluasi itu langkah penting saya kira, itu harus masuk dalam agenda ikhtiar Kapolri dalam melakukan perbaikan-perbaikan terhadap institusi Polri, selaku lembaga keamanan negara, agar bagaimana institusi Polri ini kuat, dan citra Polri juga bagus di mata publik,” kata Deni, di Birong Coffe, Ciputat Tangerang Selatan, pada Kamis (14/10/2021).

Deni berpendapat bahwa, pasca tagar #PercumaLaporPolisi dan #SmacdownPolisi trending di Twitter, Dia menilai bahwa, tingkat kepercayaan publik pada aparat Kepolisian dinilai menurun, dan yang membuat citra institusi Polri tersebit menurun, salah satu variabel-nya yakni jajaran ditingkat bawah yang dinilai ISPI, belum mampuh menerjemahkan slogan Presisi Kapolri.

Baca :  Polisi Tangkap Penyebar Seruan Jihad Lawan Densus 88, Pelaku Dibina

“Selama dua minggu ini, kita harus akui bahwa, tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri mulai menurun. Ukurannya sederhana bahwa, tagar #PercumaLaporPolisi dan #SmackDownPolisi jadi trending di Twitter. Kalau pun dilakukan survei secara terbuka, hasilnya juga tidak akan jauh beda.” terang Deni Iskandar.

Oleh karenanya, kata Deni, untuk dapat memulihkan citra Institusi Polri supaya dapat kepercayaan publik. Maka Kapolri Jenderal Listyo Sigit, kata Deni, harus segera berbenah dengan cara melakukan evaluasi kepada semua jajarannya ditingkat Polda maupun Polres.

“Kalau ISPI boleh memberikan saran. Ya, idealnya Kapolri harus segera berbenah dan segera melakukan evaluasi. Jangan sampai peristiwa yang sudah terjadi ini, kembali terulang. Bagaimana pun, Presisi Polri itu saat ini memang sudah berjalan, tapi kemudian kan, pasca adanya kejadian ini, sangat berdampak.” katanya

Baca :  Parade Kemenangan Atlet Sea Games, Kapolri Kembangkan Olahraga Sepeda

Meski demikian, Deni meyakini bahwa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, sudah berpikir lebih jauh soal penguatan institusi Polri, terutama dalam membangun citra Polri agar mendapat persepsi yang baik dari publik.

“Yang perlu digaris bawahi bahwa, kami yakin bahwa, Kapolri itu sudah berpikir jauh soal penguatan institusi Polri. Karena yang paham soal Polri ya Pak Sigit,” tutup Deni.

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *