Dituding Sarang Preman, KPTB Gerudug Balaikota

oleh -290 views

Lead|Bogor – Tudingan Kepala Dinas Sosial Kota Bogor, Azrin Syamsudin pada media massa terkait “Terminal Baranangsiang Sarang Preman”, berbuntut panjang. Karenannya, ratusan warga Terminal Baranangsiang menggelar aksi unjuk rasa, di halaman Balaikota Bogor, Selasa (15/1/2019)

Aksi yang dilakukan oleh ratusan warga yang tergabung dalam Komunitas Pengurus Terminal Baranangsiang (KPTB), karena pernyataan tersebut dinilai meresahkan. “Kami datang ke sini, dan melakukan aksi karena ada pernyataan bahwa terminal jadi sarang preman dan pencopet,” kata Ketua KPTB, Teddy Irawan kepada tim redaksi Lead.co.id.

Ia menyatakan geram dengan adanya statemen dari kadinsos bahwa Terminal Bus Baranangsiang yang pertama sarang preman dan kedua adanya pencopetan. Padahal, kata dia, aksi pencopetan itu terjadi di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Baca :  APMPD Minta KPK Segera Periksa Agung Nugroho

“Sebelum memberikan pernyataan, oknum pejabat tersebut datang dulu ke terminal, lihat kondisi terminal sekarang, bila perlu ikut pengajian yang dilaksanakan oleh KPTB satu minggu sekali. Sekedar diketahui masyatakat, dulu Terminal Bus Baranangsiang, terminal terbaik se Asia,” jelasnya.

Sementara itu, pada kesempatan ini Kepala Dinas Sosial beralibi bahwa dirinya itu tidak pernah menyatakan bahwa Terminal Baranangsiang sarang preman. “Saya tidak pernah memberikan statmen tersebut, namun, hal ini salah paham, silahkan cek rekaman saya,” kilahnya.

Selain itu, Walikota Bogor, Bima Arya juga mengatakan bahwa, Kadinsos tidak ada maksud untuk menyatakan istilah preman. “Tadi sudah kita dengar pernyataan dari pak kadis bahwa tidak ada maksud itu, mungkin mis komunikasi yang kurang pas sehingga muncul istilah preman. Yang penting sudah clear,” tutur dia.

Baca :  Harga BBM Naik, BEM FH UIKA Ancam Demo Besar-besaran

Menurutnya, Terminal Bus Baranangsiang menjadi tanggung jawab semua untuk menjaga keamanan dan ketertiban bukan saja aparat Pemkot Bogor. “Maka saya mengajak teman-teman KPTB untuk bersama-sama, terlebih sekarang ini ditengah masa transisi terminal akan segera di bangun, dan saya sedang negosiasi pemerintah pusat dan BPTJ terkait konsepnya,” pungkasnya. (Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *