Sejak mandat diterima Sabtu, 6 November 2021 oleh pendiri dan pembina Hj. Euis Kurniasih Hidayat terus berbenah dan menyusun program dan mencari serta memilih pengurus yang benar-benar sanggup menjalankan visi misi seni budaya dan sejarah yang serius dan komitmen.
Sebab ukuran seniman dan budayawan adalah berkarya dan memberikan warna seni budaya yang positif dan mampu menyusun program serta mampu merealisasikan di tengah gempuran hegemoni dan pluralisme seni budaya Barat yang jauh dari harapan dan cita-cita bangsa Indonesia.
Untuk itu, program kerja yang diutamakan. Sejak awal sekretariat YBHB menempati Gedung Kemuning Gading Lt. 3. Tempat yang sangat strategis karena ada di kawasan kompleks Pemda Kota Bogor.
Tentu di tangan budayawan dan sastrawan, serta pengurus YBHB baru kelak harus bisa membuat kantor dan tempat pagelaran secara mandiri.
Bahkan kini dibuka program lebih luas yakni membuat dan boleh mendirikan Koperasi Seniman Budayawan yang akan membuat YBHB tambah kuat dan mampu menyelesaikan banyak persoalan ekonomi para praktisi seni.
Agar dapat diketahui apa yang dibahas dalam audiensi yang diterima Wakil Wali Kota Bogor yang didampingi Sekdis Disdik Kota Bogor dan Kasi Cagar Budaya Disparbud Kota Bogor adalah:
1. Izin dan mohon restu untuk menampilkan dalam pementasan drama yang sedang digarap Komisi Teater dan Film “Maling Sandal 3”.
2. Pementasan drama “Asa Narkoba Merusak Generasi Bangsa” untuk pentas di acara Studium General dalam tajuk Pidato Kebudayaan di Ruang Serba Guna Pemda Kab. Bogor.
3. Festival Sastra Anak Bangsa.
4. Festival Seni Tari Tradisional dan,
5. Seminar tentang Pelestarian Cagar Budaya.





