Ekonomi Rakyat Terdampak Covid-19, BEM Se-Bogor Ancam Demonstrasi

0
BEM se-Bogor,, Pandemi, Covid-19
Aliansi BEM se-Bogor

LEAD.co.id | Badan Ekseskutif Mahasiswa (BEM) Se-Bogor menyampaikan Aspirasi kepada Bupati dan Wali Kota Bogor terkait dampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terhadap perekonomian masyarakat.

“Pasalnya ribuan pekerja di kabupaten Bogor telah dirumahkan tanpa digaji, dan ratusan orang di PHK,” ungkap M. Aditiya Abdurahman calon koordinator BEM Se-Bogor kepada LEAD.co.id, Jumat (24/4/2020).

Aspirasi tersebut, kata Aditiya, disampaikan melalui Media Instagram Bem-Sebogor dengan sebundel kajian yang telah disusun dan sebuah infografis. Kajian dan infografis tersebut disusun atas dasar keresahan masyarakat melalui wawancara, serta keadaan yang dialami oleh masyarakat di tengah guncangnya stabilitas perekonomian masyarakat akibat Pandemi.

Baca :  Antisipasi Penurunan Ekonomi Global, Jokowi : Kita Harus Bergerak Cepat

Atas hal itu, BEM Se-Bogor mengimbau agar Bupati Bogor maupun Wali Kota Bogor beserta jajarannya segera menuntaskan dampak-dampak yang yang tengah dialami akibat pandemi ini. Salah satunya yaitu, dampak ekonomi yang telah menyebabkan tindakan Kriminalitas meningkat. Selain itu, pihaknya juga mengimbau perusahaan-perusahaan yang telah melakukan PHK untuk segera memperkerjakan karyawannya apabila Corona telah berlalu dan perekonomian kembali seperti biasa.

“Serta Segerakan Bantuan yang dijanjikan kepada Masyarakat karena janji adalah hutang yang harus dibayar,” tegas Aditiya.

Untuk diketahui, afiliasi Bem SeBogor terdiri dari mahasiswa Kesatuan, Aka, Tazkia, IPB, UIKA, Pakuan, Unidadan kampus lainnya dengan total 20 kampus lebih di Kota dan Kabupaten Bogor.

Baca :  Bantu Tingkatkan Ekonomi, Bhayangkari Bogor Tuai Prestasi di tengah Pandemi

Kali ini, Bem-Sebogor sengaja menyampaikan Aspirasi melalui Instagram Kepada Kepala Daerah di Kota dan Kabupaten Bogor guna memutus penyebaran Covid-19.

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga mengingatkan kepada jajaran pemerintahan di Kabupaten maupun Kota Bogor, jika aspirasi dan harapan masyarakat Bogor tidak didengar ataupun tidak ditanggapi secara serius maka pihaknya akan turun ke jalan, menggalang massa sebanyak-banyaknya untuk berdemonstrasi.

Reporter : Yudi Setiawan
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here