DPRD Kota Bogor Dukung Program KPN, Akui Kinerja Pemkot Lamban

0
KPN, DPRD, Audiensi, Covid-19
Relawan KPN melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, Jumat (24/4/2020).

LEAD.co.id | Perwakilan Komite Penggerak Nawacita (KPN) melakukan audiensi dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Atang Trisnanto, di Gedung DPRD, Kota Bogor, Jumat (24/4/2020). Pertemuan tersebut membahas penanganan pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Bogor.

Pada kesempatan ini, Ketua DPRD menyatakan mendukung dan mengapresiasi aksi cepat tanggap yang dilakukan pihak KPN dalam konteks penguatan lumbung pangan swadaya berbasis RW untuk menanggulangi kebutuhan warga Kota Bogor di tengah pandemi Covid-19.

Koordinator KPN Bogor Raya, Shane Hasibuan menjelaskan, dalam pertemuan tersebut pihak DPRD mendorong program RW Siaga KPN agar dapat menerapkan konsep ‘Family Farming’ terkait ketersedian pangan secara mandiri. Konsep ini, kata dia, sudah diadopsi oleh FAO (Badan Pangan Dunia).

Baca :  Datangi DPRD Kota Bogor, FKUIB Tagih Realisasi Perda LGBT

DPRD Kota Bogor, kata Shane, berkomitmen mendukung kebijakan Pemerintah Daerah setempat, dalam hal ini Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor dari sisi anggaran. Namun demikian, pihaknya juga mengaku bahwa, implementasi kebijakan masih relatif lamban pada level Dinas.

“Misal dalam konteks skema pendataan warga terdampak serta pembentukan RW Siaga yang diinisiasi Gugus Tugas,” tambah Shane mengungkapkan isi pertemuan dengan Ketua DPRD.

Atas hal itu, Ketua DPRD mengusulkan agar pendataan warga untuk distribusi bantuan merujuk pada standarisasi kriteria miskin yang telah ditetapkan pemerintah (misal pendapatan dibawah 400ribu/bulan per-orang, atau 1,5juta/bulan per-KK), serta berbasis KK bukan NIK.

Baca :  Polemik Pasar Induk, Poros Muda Bondowoso Minta DPRD Vs DRD Debat Terbuka 

Dia juga mengungkapkan bahwa, saat ini hampir setengah warga Kota Bogor yang sudah terdampak secara ekonomi akibat wabah Covid19. Karenanya, bantuan Pemkot, berupa sembako akan didistribusikan ke warga terdampak mulai tanggal 27 April mendatang.

“Ketua DPRD berharap sinergitas Pemkot dan DPRD serta partisipasi aktif masyarakat, termasuk KPN secara gotong royong, khususnya dalam hal sosialisasi dan edukasi kepada warga terkait penerapan PSBB dapat terus diperkuat sehingga dapat meminimalisir penyebaran wabah Covid19 di Kota Bogor,” pungkas Shane.

Reporter : Yudi Setiawan
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here