Gelar Rapid Test Massal, BIN: Mobil Laboratorium – Hasil Swab Test Reaktif Covid-19 Hanya 5 Jam

0

LEAD.co.id | Upaya dalam membantu pemerintah untuk mempercepat penanganan wabah Covid-19, Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar Rapid Test massal di Kawasan Surya Kencana, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/05/2020). Kegiatan tersebut merupakan instruksi langsung Kepala BIN, Jenderal Pol. (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan dalam memutus mata rantai Covid-19 di Indonesia.

Sebanyak 500 peserta ikuti rapid test ini, dengan mengerahkan 6 (enam) dokter dari Medical intelligent dan membuka 10 loket yang disediakan dari dua unit Mobile Laboratory untuk swab test. Nantinya hasil swab test pada Mobile Laboratory untuk peserta reaktif Covid-19 akan keluar hanya dalam waktu 5 jam.

“Tim ini bergerak mobile dari satu tempat ke tempat yang lain untuk menjangkau tempat-tempat keramaian yang tujuannya untuk memutus mata rantai Covid-19. Ini merupakan gabungan dari medical intelligent, BNPB dan Dinkes Pemkot Bogor untuk melakukan testing ini,” ujar Staf Khusus KaBIN Mayor Jenderal (Purn) Neno Hermiano di Bogor, Senin (11/05/2020).

Baca :  Mall Pelayan Publik Manjakan Pelanggan PDAM Kota Bogor

Selain itu, BIN juga menggunakan alat canggih berupa Helm Thermal KC Wearable yang dapat mendeteksi suhu tubuh peserta Rapid Test hingga jarak 10 meter. Sehingga tidak perlu ada kontak fisik lagi antara petugas dan peserta Rapid Test.

“Mudah-mudahan kegiatan hari ini tidak mendapatkan terlalu banyak yang positif, tujuannya supaya kita merasa tenang,” katanya.

Sementara itu, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengapresiasi rapid test yang dilakukan BIN ini. Menurutnya, rapid test massal ini menjadi salah satu strategi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bima mengatakan rapid test massal ini akan dilakukan secara rutin baik bekerja sama dengan BIN maupun Pemprov Jawa Barat.

Baca :  Perindo Bantah terlibat Money Politic di Bogor Barat

“Kami harap BIN balik lagi ke sini untuk mencari titik-titik lainnya di Bogor karena dua titik epicentrum penyebaran Covid-19 di Bogor ini berada di stasiun dan pasar,” kata Bima.

Bima menambahkan, saat ini Pemkot Bogor tengah merampungkan aturan untuk para penumpang di stasiun agar bisa menjaga jarak dan pembatasan sosial luar biasa. Sebab, stasiun juga menjadi salah satu penyebaran Covid-19 yang sangat massif.

“Minggu depan Insya Allah rapid test ini akan ada lagi di sini. Jadi kita akan rutinkan dan frekuensinya akan kami tingkatkan. Kurva memang cenderung melandai tapi belum aman. Bisa terjadi ledakan menjelang lebaran,” pungkasnya.

Baca :  PGK dan KNPI Siap Berkolaborasi dalam Pendidikan Anti Korupsi

Sebelumnya, BIN juga telah menggelar Rapid Test Massal di depan Terminal MRT Blok M, Jakarta pada Jumat, 8 Mei 2020. Selain itu, bersamaan dengan peluncuran Mobile Laboratory, BIN juga menggelar Rapid Test massal di depan Stasiun Sudirman dan Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat pada Rabu, 6 Mei 2020.

Reporter : Yudi Setiawan
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here