“Go a head” Rumah Cendekia ICMI !

oleh -447 views

Oleh: Apendi Arsyad

Syukron, barakallah Ustadz Ir. H. Ahmad Sujai, Ketua Orsat ICMI Gn Putri, Orda Bogor Timur atas pertanyaannya di WAG ICMI Orwilsus Bogor. Beliau bertanya sudah sejauhmana usaha wakaf untuk membangun Gedung ICMI Centre sebagai pusat informasi dan kegiatan ICMI Orwil Khusus Bogor, yang sudah sejak lama (2-3 dasa warsa) telah diniatkan dan direncanakan pada setiap periode kepengurusan MPW ICMI Bogor untuk dibangun.

Data dan informasi ini, kita bisa telusuri dan lihat dalam dokumen Renja dan Lpj ICMI Orwilsus Bogor pada setiap kepengurusan ICMI Orwilsus Bogor. Saya agak lebih tahu tentang hal itu, sebab berkali-kali saya ikut panitia pengarah (steering commitee) Muswil ICMI Orwilsus Bogor. Saya melihat setiap Muswil ICMI Bogor, sejauhmana implementasi, rialisasi rencana membangun gedung ICMI Center, selalu terlewatkan pembahasannya, jarang digubris. Kebiasaan kita bermuswil selalu berfokus dan konsen pada suksesi kepemimpinan. Siapa yang menjadi Ketua ICMI Bogor berikutnya, sehingga evaluasi serius pelaksanaan program terabaikan. Begitulah budaya kerja yang “keliru” berorientasi status, tindakan itu salah dan sesat yang selama ini kita lakukan dan pertahankan.

Padahal kita tahu dan paham bahwa Allah SWT memperingatkan.kepada kita hambaNya, nilai manusia itu sesungguhnya bukan terletak pada statusnya manusia, melainkan nilai kemuliaan manusia itu terletak pada kualitas keimanan dan ketaqwaannya, gemar berbuat kebajikan (kebaikan, kemaslahatan) serta selalu ingat kehidupan akhirats.

Lebih dalam apa nilai kemuliaan itu?
Cendekiawan Muslim terkemuka, pemikir Revolusi Islam Iran, Dr.Ali Shariati, pernah menulis dalam bukunya “Buruh dan Keadilan” bahwa nilai manusia itu dari apa yang ia kerjakan; Ali Shariati mengutip Al Quran Surat An Najm ayat 39 yang artinya..”dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya”.

Makna apa yang diusahakannya itu, sesungguhnya adalah amal perbuatannya ketika manusia itu masih hidup berupa perbuatan amal sholeh sebagai ladang penambangan pahala dari Allah SWT.
Untuk meneruskan, maju terus (go a head) niat dan rencana mulia membangun gedung ICMI Center Orwil Khusus Bogor harus diletakan pada fondasi keyakinan sebagaimana ungkapan ayatullah tersebut diatas.

Atas niat beramal sholeh dan menambang pahala sebagai bekal kehidupan akhirats kelak, kita akan bekerja cerdas, keras dan ikhlas.
Saya yakin, jika sistem nilai dan norma Islam ini merasuk (internalized) ke dalam diri-pribadi dan grup kerja atau Panitia Pembangunan gedung ICMI Centre, maka mimpi kita membangun sekretariat ICMI Orwilsus Bogor akan segera terwujud, insyaAllah…Amiin3 YRA.

Maaf saya AA, bukan hanya sekedar berpendapat dan berteori sebagai guru atau dosen. Saya punya pengalaman lk 22 tahun (1994-2016) saya AA sebagai salah seorang pendiri dan Ketua Umum Badan Pengurus Yayasan Pengembangan Insan Cita (Yapic) Bogor, telah “berhasil” membangun komplek wakaf Gedung Serba Guna Mahasiswa Islam (GSMI) diatas tanah wakaf 2.500 meter persegi, status milik bersertifikat wakaf (berasal dari 23 orang pewakif). Berikutnya ada 2 gedung, 1 gedung berlantai 2, ada faviliunnya utk asrama dan sekretariat HMI Cabang Bogor dan MD Kahmi Bogor. Selanjutnya ada 1 buah gedung “Prof. Syarifudin Baharsyah” khusus untuk sarana Pusdiklat HMI dan rapat-rapat pengurus (ruang Prof.Sjafri Mangkuprawira dan ruang Prof.Soleh Solahudin), ada 1 lantai atas gedung 10 kamar diperuntukan asrama para aktivis dan pengurus HMI Cabang Bogor.

Baca :  Renungan Akhir Pekan: ICMI seimbang Reflektif dan Praxis

Di samping itu terdapat pula ruang tamu, ruang faviliun, dapur yang cukup luas dan 4 kamar mandi-WC, serta dengan pekarangan parkir yg cukup memadai dan bisa bercocok tanaman pekarangan (berkebun) hortikultura dan budidaya ikan air tawar sebagai sarana pengembangan kreatifitas dan inovasi bagi adik-adik aktivis Lembaga kekaryaan Pertanian Mahasiswa Islam (LPMI-HMI).

Alhamdulillah wasyukurillah, kini gedung GSMI tersebut telah dikelola dan dimanfaatkan oleh adik-adik HMI Cabang Bogor sebagai markas HMI sejak tahun 2000 hingga sekarang. Belajar dari pengalaman inilah, saya berkeyakinan markas ICMI Orwil Khusus Bogor sebagai pusat kegiatan, informasi dan dokumentasi organisasi bisa diwujudkan dalam waktu tidak terlalu lama. Syaratnya ada niat yang ikhlas karena Allah SWT, sehingga waktu, tenaga, pikiran dan bahkan uang pribadi yang kita keluarkan sebagai zakat, infaq, sodaqoh dan wakaf (ziswa fund) tidaklah terasa berat dan justru membahagiakan karena kita berupaya menjadi manusia beruntung, indikatornya kita telah memberi manfaat bagi orang lain, generasi yang akan datang, dalam arti menjalankan misi “Rahmatan Lillaalamin” sebagaimana yang banyak kita pidatokan (retorika).

Pada awal bulan Mei 2021, Ramadhan 1442 H tahun lalu, Ketua ICMI Orwilsus Bogor, Prof.Arif Satria, di acara Silakda ICMI Bobar Barat (Bobar) di Lw Liang Bogor, pernah mengingatkan kembali pembangunan Markas ICMI Orwilsus Bogor, yang beliau beri nama “Rumah Cendekia ICMI” Bogor.

Alhamdulillah gagasan mulia yg dibangkit kembali itu direspon positif oleh Ketua Orsat Lw Liang, kang Makruf, kemudian oleh Kang H.Taufik Rahman (CEO BPRS Amanah Ummah, bendahara ICMI Orda Bobar) dan didukung pula oleh Ketua Wanhat ICMI Orda Bobar, kang Asep Wahyu Wijaya (anggota DPRD Jawa Barat), alhamdulillah sejumlah dana infaq, yang rencananya untuk pembelian tanah dan biaya pembangunan fisik gedung Rumah Cendekia tersebut telah terkumpul. Ketua ICMI Orwilsus Bogor, Prof. ASA pun setelah Silakda ICMI Orda Bobar pada bulan Mei 2021 itu juga telah meminta bantuan beberapa ikhwan pengurus sebagai Panitia baik pelaksana (OC) maupun pengarah (SC). Saya diberi amanah sebagai Ketua SC, dan jika tak salah dan lupa saya AA telah memberikan masukan-masukan atau “arahan” sesuai pengalaman saya membangun komplek wakaf GSMI-Yapic berlokasi di Kelurahan Marga Jaya kp “Batu Wulung” Kota Bogor Barat, disamping SMA Bina Bangsa Sejarah (BBS) Bogor yang didirikan alm Kanda Prof. Dr. Ir. H. Hidayat Syarief, MSc dkk. SMA BBS Bogor, salah seorang guru keseniannya bpk Rudy A Fattah adalah pencipta Hyme ICMI thn 1992.

Baca :  Brainstorming Agenda ICMI Lima Tahun Kedepan

Panitia pembangunan Rumah Cendekia ICMI sdh terbentuk dan telah bekerja. Panitia pun sdh membuat Grup WA Rumah Cendekia untuk bisa saling berkomunikasi. Tetapi entah mengapa? Dalam beberapa bulan terakhir komunikasi “terhenti” ada pertanda usaha panitia (OC) mengalami stagnasi, mandeg ?.
Makanya wajar kiranya timbul pertanyaan dari Ketua ICMI Orsat Gn Putri, ustadz H Ahmad Sujai. Kemudian saya jawab sbg SC, bahwa pertanyaan tersebut bagus. Kami diingatkan dan pesan moral itu saya teruskan (foward) ke beberapa kawan, terutama anggota OC dan SC pembangunan Rumah Cendekia ICMI.

Sebagai Jawaban selaku SC untuk sementara untuk ikhwan Ir. H. Ahmad Sujai, mohon dibaca jejak digital Gedung Cendekia ICMI Orwilsus Bogor, postingan lama di atas sebagai fakta historisnya. Dari postingan di medsos Lead.co.id tersebut, memang sudah ada yang berkomitmen berinfaq untuk rencana pembangunan Sekretariat ICMI Bogor. Mereka para donatur yang sdh berkomitmen pada saat Silakda ICMI Bobar pada tgl 1 Mel 2021, lk setahun lalu adalah :
1. Bapak H.Taufiq Rahman, SAg, CEO BPRS Amanah Ummah, bendahara ICMI Orda Bobar sebesar Rp.40 juta
2. Bapak H.Makruf, Ketua Orsat ICMI Lw Liang, pengusaha Rp.20 juta
3. Bapak Prof.Arif Satria, Ketua ICMI Orwilsus Bogor, Rektor IPB University Rp 20 juta, dan
4. Bapak H.Asep Wahyu Wijaya, anggota DPRD Jawa Barat, Ketua Wanhat ICMI Orda Bogor Barat Rp.20 juta.

Jadi total dana infaq sudah terkumpul pada saat Silakda ICMI Bogor Barat sebesar Rp 100 juta (seratus juta rupiah), alhamdulillah. InsyaAllah mudah2an ada pertambahan dana Ziswa dari para anggota dan simpatisan ICMI.

Sekedar informasi untuk ditindaklanjuti buka rekening a.n Panitia Pembangunan “Rumah Cendekia ICMI” Orwil Khusus Bogor. Sekedar untuk dimaklumi bahwa semula Ketua Panitia oleh Ketua MPW ICMI Orwilsus Bogor adinda Hendi Sofyan SE, Wakil Bendahara ICMI Orwilsus Bogor, yang juga Direktur BPRS Amanah Ummah, dengan alasan lain, beliau minta diganti posisi. Beliau, kang Hendi meminta duduk pada posisi Bendahara Panitia saja, tidak Ketua. Kemudian Ketua Panitia Pembangunan (OC) beralih kepada mas Muh Nur Asyik SPi,MM Bendahara ICMI Orwilsus Bogor, Direktur Crescent Bogor, seorang pengusaha handal.

Saya dulu sudah pernah mendengar ada beberapa kali Panitia (OC) melaksanakan rapat-rapat persiapan, akan tetapi apa hasil-hasilnya, progessnya, mohon maaf saya belum tahu.
InsyaAllah, apabila bertemu Ketua Panitia-OC pembangunan Rumah Cendekia, katanya sudah beberapa kemajuan. Saya bertanya hal-hal yang harus sdh ada progresnya seperti misalnya: SK Panitia dari Ketua Orwilsus ICMI Bogor, kepastian lahan lokasi pembangunan (calon tanahnya milik kang H Abidin Said di Bubulak Bobar, rekomendasi uda S Ramelius, beliau punya “lahan hibah”), pembukaan Rekening Panitia di Bank/ Bank BPRS Amanah Ummah untuk memudahkan para donatur/ orang banyak berinfaq (ziswa), Site Plan dan RAB pembangunan Rumah Cendekia ICMI Orwilsus Bogor apakah sudah jadi?, Miniatur gedung dan proposal yang dipacking cover yang bagus apakah sudah ada ?, termasuk brosur-“iklan” “Rumah Cendekia ICMI” sebagai sarana promote disampaikan kepada para calon donatur apa sdh disiapkan? dll.

Baca :  IKN Kontroversial dan Sikap ICMI

Jika belum, maka pertanyaan ikhwan Ahmad Sujai, mengingatkan kita agar bisa mentindaklanjuti !, dan barangtentu diawali secepatnya menyelenggarakan rapat-rapat OC dan SC untuk penyusunan renja, siteplan-rencana tapak penggunaan lahan, design bangunan, RAB dan kegiatan monev proses pembangunan.

Berdasarkan pengalaman saya AA lk 22 tahun sebagai pegiat sosial, bekerja amal sosial (nirlaba), memang akan ada berbagai kendala dan keterbatasan ditemui, akan sering terjadi dan dihadapi seperti perbuatan “rent seeker and free rider” dan korupsi. Tetapi dengan tekad yang kuat, hidup bersih, bekerja cerdas-punya konsep jitu, bekerja keras dan rajin berkomunikasi santun, meloby untuk meyakinkan orang-orang kaya pemilik harta yang banyak (para aghnia) yang dermawan (alias tidak pelit dan bakhil) bisa berZiswa, dan kita berbuat ikhlas karena Allah SWT, insyaAllah semua kendala itu akan bisa teratasi.

Jika dana Ziswa sudah terkumpul nanti, maka bersegeralah memanfaatkan untuk pembangunan fisik dan pelunasan lahan jika masih berutang. Dan tugas OC membuat laporan penggunaan dana Ziswa dan kemajuan pembangunan fisik gedung (kurva genta) yang dibuat arsitek dan atau kontraktor yang menjadi mitra Panitia (OC) pembangunan yang telah berkomitmen membantu OC dalam pekerjaan amal-sosial (nirlaba) ini. Laporan kemajuan (progess report) pembangunan Rumah Cendekia disampaikan kepada para donatur sebagai pertanggungjawaban OC.

Pengalaman saya AA membangun komplek wakaf GSMI-Yapic Bogor, adanya laporan berkala yang dilengkapi gambar-gambarnya, membuat para donatur menambah lagi dana sumbangannya, sebab adanya kepercayaan masyarakat (trust society). Disinilah salah satu letak dan kunci kesuksesan apabila kita menerima amanah umat dan organisasi sosial seperti ICMI ini.

Ingat firman Allah sbb: “…sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap..”(QS Alam Nasyrah 6-8).

Jadi simpulannya “dibalik kesulitan itu, akan datang kemudahan-kemudahan”..makanya kita harus yakin dengan firman Allah SWT tersebut. Allah SWT akan mengabulkan ikhtiar dan doa kita untuk bisa beramal sholeh.

Demikian sekedar sharing informasi untuk saling mengingatkan semua pihak di MPW ICMI Orwilsus Bogor, terutama yang pernah diberi amanah selaku OC dan SC “Rumah Cendekia” ICMI Orwilsus Bogor.
Syukron barakallah… Amiin3 YRA.

 

Penulis adalah salah satu Pendiri ICMI di Malang tahun 1990 dan Ketua Wankar ICMI Orwilsus Bogor selaku Ketua SC Pembangunan Rumah Cendekia; Sekwamhat MD Kahmi Bogor; Dosen-Pendiri Universitas Djuanda Bogor; Konsultan K/L negara; Pendiri, Ketua Umum Badan Pengurus Yapic 1994-2016 dan kini Pembina Yayasan Yapic Bogor; Pegiat dan Pengamat Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *