Hadapi Omicron, Kota Bogor Segera Aktivasi RW Siaga

oleh -207 views
Omicron, Bima Arya, RW Siaga
Wali Kota Bogor, Bima Arya saat memimpin Apel Sinergitas, di Lapangan Parkir Pasar Sukasari, pada Rabu, 19 Januari 2022

BOGOR (LEAD.co.id) – Wali Kota Bogor, Bima Arya memimpin Apel Sinergitas Mengabdi Melawan Covid-19, di Lapangan Parkir Pasar Sukasari, Kota Bogor, pada Rabu (19/1/2022). Apel ini untuk mengaktivasi kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi Covid-19 varian Omicron.

Apel ini diikuti oleh TNI, Polri, Satpol PP dan unsur kecamatan. Bima mengatakan, salah satu arahan dari Presiden, Menko, dan Gubernur yaitu memastikan agar semua bersiaga, sama seperti tahun lalu ketika varian Delta masuk ke Indonesia.

“Kata kuncinya siaga dan waspada. Walaupun berdasarkan penelitian Omicron tingkat fatalitynya tidak seperti delta, tapi penyebarannya cepat. Hari ini di Jakarta sudah 800 (kasus),” ujar Bima.

Baca :  Jamin Tersangka Dana BOS, Langkah Bima Arya Dianggap 'Biasa'

Dia menekankan, apel sinergitas ini memastikan sistem berjalan bukan hanya formalitas. Pasalnya, Kota Bogor sudah memiliki sistem yang sangat rapi turun dari tingkat kota sampai ke bawah.

Pihaknya mengaku ingin sistem ini terus dijaga. Di sisi lain data di Kota Bogor angka Covid-19 masih landai, namun kemarin sudah ada dua kasus Covid-19 yang biasanya nol kasus.

“Kita amati, kalau merambah naik kita harus siaga. Disitu RW siaga, pengurai massa, pengurai kerumunan kita aktivasi,” tegasnya.

Ia memberikan contoh, sebut saja harus siap siaga dan waspada, memastikan tidak ada kerumunan internal, memakai masker, mekanisme koordinasi rapi, serta meminta Camat berkoordinasi dengan Puskesmas jika ada gejala peningkatan, apalagi kalau ada klaster harus bergerak sangat cepat.

Baca :  Kasus Covid-19 Melandai, PTM di Kota Bogor Akan Dibuka

“Di Bogor yang harus diwaspadai menjelang peringatan CGM Februari nanti. Kita koordinasikan supaya tidak menimbulkan kasus lonjakan. Sekarang masih landai, kalau sudah ada kenaikan berarti positif lonjakannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kota Bogor sudah mempersiapkan pusat isolasi sejak ada indikasi lonjakan Omicron, Rumah Sakit pun sudah bersiap mengkonversi bed-nya untuk Covid-19, pusat isolasi di Ciawi pun sudah disiapkan, termasuk Rumah Sakit Lapangan.

“Saya menghimbau kalau tidak penting tidak keluar kota, kecuali kalau penting untuk berobat atau hal urgent silahkan bisa meminta izin ke atasan. Dan PTM masih tergantung screening di sekolah, kalau ditemukan kasus kita tutup tapi sejauh ini tidak ada,” katanya.

Baca :  Pelajar Jelajahi Balai Kota Bogor, Bima Arya Titip Kota Hijau dan Heritage

 

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *