Site icon LEAD.co.id

JAMMA Dukung Kunjungan Pramono ke AS: Diplomasi Kota untuk Jakarta yang Lebih Terhubung

Jakarta,- Langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat pekan ini mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Salah satu bentuk dukungan datang dari Jaringan Masyarakat Madura Jakarta (JAMMA), yang menilai perjalanan itu sebagai upaya penting dalam memperkuat diplomasi kota dan membuka akses strategis Jakarta ke panggung global.

Ketua Umum JAMMA, Edi Homaidi, menyatakan bahwa kunker ini bukan sekadar simbolik, melainkan bagian dari transformasi Jakarta menuju kota kelas dunia yang inklusif dan berdaya saing. “Diplomasi kota yang dilakukan Pak Pramono adalah langkah maju. Jakarta tak bisa hanya bicara ke dalam—kita harus membangun jejaring lintas negara, terutama dalam isu iklim, ekonomi urban, dan inovasi publik,” kata Edi dalam keterangannya, Kamis (17/7).

Kunjungan Gubernur Pramono ke New York, Boston, dan San Francisco dijadwalkan membahas sejumlah agenda penting, mulai dari kerja sama mobilitas perkotaan, digitalisasi layanan publik, hingga peluang investasi sektor energi bersih dan ekonomi kreatif. Ia juga dijadwalkan berbicara dalam forum kebijakan kota berkelanjutan yang dihadiri pemimpin-pemimpin kota besar dunia.

JAMMA menilai langkah ini sangat tepat, terlebih Jakarta sedang membenahi banyak aspek: perluasan transportasi publik, reformasi tata kota, serta pembangunan ruang terbuka yang inklusif. “Pengalaman kota lain di dunia adalah referensi penting. Tapi yang lebih strategis, kita bisa tarik dukungan investasi dan teknologi baru,” ujar Edi.

Diplomasi kota atau city diplomacy merupakan pendekatan yang makin relevan di tengah tantangan global. Kota-kota besar kini tak lagi sekadar menunggu arah dari negara, tetapi mulai membangun kolaborasi langsung antarkota untuk isu-isu seperti perubahan iklim, teknologi kota pintar (smart city), dan mobilitas berkelanjutan.

Gubernur Pramono juga disebut akan bertemu dengan perwakilan diaspora Indonesia dan komunitas pelajar di AS. JAMMA melihat hal ini sebagai pendekatan sosial-kultural yang perlu diperluas. “Kami berharap hasil dari kunjungan ini tak hanya dirasakan di gedung-gedung elite, tapi juga menyentuh warga—dalam bentuk kerja sama pendidikan, pelatihan wirausaha, dan akses modal untuk UMKM,” tambah Edi.

Sebagai relawan aktif Pramono–Rano dalam Pilkada DKI 2024, JAMMA menyatakan akan turut mengawal hasil konkret dari kunjungan tersebut. “Kami ingin ada forum laporan publik pasca-kunjungan, agar warga tahu apa yang didapat Jakarta, dan bagaimana itu akan diwujudkan,” tegas Edi.

JAMMA juga mendorong agar kunjungan luar negeri Pemprov DKI ke depan selalu terintegrasi dengan roadmap pembangunan partisipatif. “Jika Jakarta ingin jadi kota global, maka warganya harus diajak ikut berpikir dan dilibatkan. Kami siap membantu sebagai mitra strategis,” tutup Edi.

Exit mobile version