#JanganTakutBerkurban, Dompet Dhuafa Targetkan 30.000 Hewan Kurban

103
0

LEAD.co.id | Lebaran telah berlalu, kini saatnya mempersiapkan berbagi kebaikan selanjutnya, yaitu melalui kurban. Menyongsong semangat masyarakat Indonesia untuk berkurban, Dompet Dhuafa meluncurkan tema #JanganTakutBerkurban sebagai wujud kebersinambungan dari tema #JanganTakutBerbagi. Sehingga melalui semangat #JanganTakutBerkurban, selain menebar berkah daging kurban ke seluruh penjuru nusantara, peran dan kepedulian masyarakat (pekurban) juga menjadi andil besar dalam memajukan peternak lokal.

Seiring pesatnya daging impor yang telah memenuhi pasar-pasar di Indonesia. Semangat tersebut akan terus digelorakan untuk memberikan edukasi hingga ajakan agar Jangan Takut Berbagi dan Berkurban, menjadi kunci kesuksesan program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa tahun ini, Kamis (20/6/2019).

Pada pelaksanaan kurban 2018, Dompet Dhuafa mendapat amanah kurban 18.558 ekor setara doka (Domba Kambing), dengan pencapaian penerima manfaat lebih dari satu juta jiwa. Selama bergulir, THK telah menyebarkan kurban sebanyak 237.520 ekor setara dengan doka, sementara untuk penerima manfaat sebanyak 4.911.208 Kepala Keluarga dengan sebaran hingga 34 Provinsi di Indonesia, dan lebih dari 15 negara konflik seperti Palestina, Somalia, Filipina, Myanmar, Bangladesh, Bosnia, Pakistan, Libanon, Libya, Timor Leste, dan lain-lain.

Baca :  Indahnya Ramadhan, Pemprov DKI dan Dompet Dhuafa Bagikan Sajian Buka Puasa di Wilayah Palmerah

“Semangat kali ini membawa target capaian Kurban di kisaran angka 30.000 ekor hewan kurban dan pendistribusian dagingnya menjangkau daerah-daerah pelosok, marginal, terluar dan termasuk wilayah terdampak bencana seperti Palu, Lombok, Banten, Samarinda dan Konawe. Melalui pendekatan pemberdayaan peternak lokal yang mandiri dan sudah melewati tahapan seleksi, serta pendampingan oleh tim program Dompet Dhuafa. Tujuannya agar masyarakat yang lebih membutuhkan dapat merasakan lezatnya daging kurban di hari raya lduI Adha dan juga mengangkat keberdayaan peternak lokal,” ujar Yuli Pujihardi, selaku Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa.

Dompet Dhuafa pada tahun ini memberikan kemudahan bagi pekurban melalui kanal-kanal layanan berkurban di antaranya, melalui kanal perbankan, QR Code, payment online, kerja sama dengan e-commerce, Jemput kurban, serta sekitar 75 konter dan gerai THK Dompet Dhuafa di wilayah Jabodetabek, termasuk juga jaringan cabang Dompet Dhuafa di seluruh Indonesia. Pendistribusian yang meluas hingga pelosok Indonesia dan negara-negara yang tengah mengalami konflik kemanusiaan seperti Palestina, Bangladesh, Myanmar, Filipina, Timor Leste, Somalia dan Sudan akan menjadi prioritas lembaga dalam penyaluran tahun ini.

Baca :  Dompet Dhuafa Bangun Musholla dan MCK Bagi Pengungsi Terpelosok

Pengadaan Hewan Kurban THK harus memenuhi standar dan mutu kualitas. Termasuk juga pengendalian dan pengontrolan mutu hewan kurban THK oleh Tim QC Dompet Dhuafa.

Perkembangan Kurban tidak terlepas dari kemajuan sektor wakaf, lahan Indonesia Berdaya di Subang merupakan wujud pengelolaan lahan wakaf menjadi aset produktif dengan luas 8,5 hektare. Lahan tersebut berkembang sebagai wujud kemajuan ekonomi bagi masyarakat Desa Cirangkong, Subang, Jawa Barat. Lahan yang terintergrasi dan tidak terfokus pada satu sektor pemberdayaan menjadi kuncinya. Kemudian juga menjadi pusat sentra ternak bagi masyarakat wilayah Subang.

Sebelum tancap gas untuk kesuksesan kurban, Alhamdulillah di Ramadhan 1440 H melalui semangat #JanganTakutBerzakat, Dompet Dhuafa mendapatkan ribuan aliran amanah dari para donatur dan masyarakat Indonesia. Karena berderma dan berzakat turut menjadi satu hal yang melekat dengan nuansa Ramadhan di Indonesia. Hal tersebut terbukti dengan meningkatnya transaksi zakat melalui lembaga termasuk salah satunya Dompet Dhuafa. Peningkatan penghimpunan mencapai Rp. 96 Milyar, mencatatkan Penerima Manfaat sebanyak 350.000 jiwa, merasakan berkahnya Ramadhan 1440 H.

Baca :  Dompet Dhuafa Terjunkan Tim DMC di Lokasi Bencana Konawe dan Samarinda

Berkembangnya dunia digital juga menjadi fenomena tersendiri. Platform e-commerce dan crowdfunding terus meningkatkan fitur dan layanannya, salah satunya di kanal zakat. Sehingga dengan terciptanya kemudahan di layanan donasinya, masyarakat milenial saat ini tergugah untuk berbagi.

Selain peran penting perkembangan digital, peran media massa juga tidak kalah penting. Dompet Dhuafa turut mengucapkan terima kasih kepada para media dan awak jurnalis yang telah mengangkat informasi mengenai program dan layanan Dompet Dhuafa ke publik. Dengan semangat jurnalisme kenabian untuk membawa pesan positif kepada masyarakat. Sehingga terbangun kampanye-kampanye ajakan kebaikan dalam semangat #JanganTakutBerbagi. Hingga kini tiba saatnya kita semua kembali menggaungkan semangat berbagi dalam tagar #JanganTakutBerkurban. (Dzl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here