LEAD.co.id | PDAM Tirta Pakuan melakukan kegiatan audiensi mengenai penanganan gangguan pengaliran di Kampung Dampit RW 08 Desa Mekarjaya Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor, Senin malam (9/9/2019).
Pertemuan yang berlangsung di Mesjid Al Istiqomah tersebut dihadiri 35 perwakilan warga kampung Dampit. Dari pihak PDAM hadir Manajer Humas dan Pelayanan Pelanggan Jamalis, Manajer NRW dan Trandis Dani Rakhmawan, Asisten Manajer Sub Departemen Pengaliran Purwadi dan Asisten Manajer Humas R. Poppi Rustanti.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga menyampaikan bahwa, pasokan air ke Kampung Dampit sering terganggu pada waktu-waktu tertentu, terutama disaat pagi dan sore.
Menjawab peeranyaan warga, Dani Rakhmawan menerangkan bahwa, sumber air PDAM di Kota Batu memiliki keterbatasan debit air baku, oleh karena itu sangat rentan terjadi gangguan.
Dani juga menginformasikan, PDAM mempersiapkan program jangka pendek hingga jangka panjang untuk menyelesaikan masalah gangguan pengaliran di wilayah Kampung Dampit dan sekitarnya.
“Untuk rencana jangka pendek kami upayakan penambahan pipa baru dan mengaktifkan pompa dorong yang berada di Jl. Sedane. Lalu kedepannya kami juga berupaya mencari sumber air baru untuk mensuplai daerah yang belum teraliri air PDAM,” tandasnya.
Sementara itu, Jamalis menambahkan, PDAM Tirta Pakuan selalu berusaha untuk memberikan pelayanan maksimal bagi pelanggannya. “Mohon doanya agar program jangka pendek hingga panjang yang sudah kami rencanakan dapat terealisasikan, sehingga masalah gangguan pengaliran dapat segera teratasi,” tutupnya. (Humas PDAM Tirta Pakuan)





