Kapolresta Bogor Urang Kita Kuansing

0
Apendi Arsyad, Kapolresta Bogor, Hendri Fiuzer, Urang, Kuansing
Kombes Pol Hendri Fiuser SIK MHum bersama Istri saat melaksanakan penanaman pohon jenis Ketapang Mini di area Mako Polresta Bogor Kota. (Sumber Foro: Polrestabogorkota.com)

Oleh: Dr.Ir.H. Apendi Arsyad, MSi

Membaca postingan di WAG Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) se Indonesia beberapa hari terakhir ini, ramai para Dunsanak bertanya. Ado urang kito kini, yg menjadi Kapolresta Bogor, dalam bahasa bertanya-tanya. Karena saya mukim di kota Bogor, selayaknya saya harus menjawab beberapa pertanyaan para Dunsanak yg kebanyakan mereka bermukim di perantauan, dan sudah lamo meninggalkan kampuang halaman rantau Kuantan. Tapi naluri, rasa rindu dan ingin tahu mereka terhadap perkembangan situasi di kampuang tidak akan pernah hilang dalam diri mereka. Termasuk rasa penasaran, apabila ada orang kampuangnya dan atau para Dunsanaknya (kerabat) berhasil menduduki jabatan penting di negeri ini. Dan barangtentu rasa bangga pun muncul dalam perasaan kita, karena ada “community/ ingroup feeling” dan itu wajar terjadi dalam setiap kehidupan sosial kita. Setiap etnis, suku dan bangsa akan mengalami gejala psiko-sosial seperti itu.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini, izinkan saya “menjawab” rasa penasaran para Dunsanak tersebut berdasarkan informasi yg amat terbatas yg saya miliki.

Iya…. Kapolresta Kota Bogor saat ini (sejak 2018) adalah bpk Kombes Pol Hendri Fiuzer, SIK, MHum, orang kita berasal dari Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan-Singingi (Kuansing) Provinsi Riau. Pangean, posisi letaknya lk 30 km dari ibu kota Taluk Kuantan, daerah ini terkenal dengan budaya-tinggi yaitu pusat pengembangan Ilmu dan seni Pencak Silat Pangean, yg sangat terkenal itu. Di kampung2 kami di Kecamatan Cerenti (Caghonti) pengaruh budaya persilatan ini begitu besar dan meluas. Dahulu (thn 1970an) banyak anak2 kampuang menjadi murid, belajar silat dan berguru di padepokan Silat Pangean, yang merupakan cabang dari pusatnya (suhunya) di Kecamatan Pangean. Saya agak mengenal sedikit tentang ilmu dan seni pencak silat ini, sebab saya semasa kecil (murid SD) pernah menjadi anggotanya selama beberapa tahun, dengan niat membekali diri dengan ilmu bela diri. Nama guru silat Pangean saya waktu itu adalah abang Buchari, beliau sering memakai baju koko dan bersongkok berwarna hitam, berkumis tebal.

Baca :  Renungan Bagi Para Koruptor dan Ingat Amanah Rakyatmu

Kembali ke informasi Kapolresta Bogor, urang kito Kuansing. Begini ceritanya,
sewaktu serah terima jabatan Kapolresta Bogor, “Mak etek”nya bpk Hendri, saya panggil beliau Uwo Yurni Yusuf (suaminya alm abang Mawardi Dani, org Cerenti asli) hadir di acara serah terima jabatan tsb di kota Bogor.

Keluarga uwo (kakak) Yurni Yusuf tinggal di daerah Beringin kawasn Goba di kota Pekanbaru (Pku) Provinsi Riau. Saya mengenal baik keluarga ini sejak masih bersekolah di SMPPN No.49, Goba Jln Pattimura di Pku thn 1976 an tempo doeloe, orangnya baik dan dermawan sering memberi aku uang jajan semasa sekolah. Alhamdulillah, beliau berkesempatan juga datang ke Bogor bersama anaknya Ijon, yg kini menjabat Karo di Kantor Gubri.

Baca :  Masa Depan Indonesia Semakin Berat dan Penuh Tantangan

Pada waktu itu, Uwo Yurni menelepon saya, ketika siang itu saya sedang asiknya memberi kuliah di kampus Universitas Djuanda Bogor. Saya diminta hadir dan bertemu di hotel Grand Safero Jln Pajajaran Kota Bogor, tempat mereka menginap sekeluarga yang datang dari Kuansing. Alhamdulillah saya bisa bertemu dengan mereka.

Uwo Yurni Yusuf adalah maktuo dari bapak Hendri Fiuzer, beliau memberitahu saya bahwa…” kemaren anak adiknya yaitu Hendri Fiuzer sudah melangsungkan acara serah terima jabatan sebagai Kaporesta Bogor di Mapolresta Bogor. Kita bersyukur ado urang awak yg menjabat Kapolresta di siko…” Kata uwo Yurni ..”Kalau kamu ada urusan, kata uwo Yurni sebut saja nama ambo..”. Mendengar kata2 uwo itu, saya pun merasa senang dan berbesar hati. Tapi sayang, saya hingga kini belum pernah bertemu dengan bpk Kapolresta, yang kita banggakan itu. Memang jabatan saya selaku Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor sudah berakhir tahun lalunya Oktober 2019. Momen waktu untuk bertemu para pejabat sudah amat langka.

Jadi sejak itu sudah amat jarang saya bisa menghadiri acara2 resmi Pemerintahan dengan para Muspida Kota Bogor, tidak seperti dulu sering diundang Kaporesta Bogor untuk rapat koordinasi penanggulangan tawuran pelajar di Kota Bogor, etc.

Baca :  Covid 19 dan Ketahanan Masyarakat di tengah Pandemi

Mudah2an pada waktunya saya bisa bertemu dengan beliau. Kita bangga juga ado urang kampuang awak sebagai pejabat yang bertugas, dimana kota tempat rumah dinas (ring satu) Presiden Jokowi yaitu Wisma Garini Istana Bogor, Kebun Raya Bogor.

Saya pernah mendengar bahwa bpk Kombes Pol Hendri Fiuzer, berkeahlian dan berpengalaman di bidang reserse, cukup dekat dengan Presiden RI bapak Ir. H.Joko Widodo menurut info, dulu beliau adalah ajudannya Presiden RI. Juga bpk.Hendri putra Kuansing Riau seseorang yg berprestasi selama studi di akademi Kepolisian RI, dan merupakan lulusan terbaik (peringkat satu) di sekolah AKPOL. Itu kata2 ‘bisikan’ dari kawan2 pejabat Pemkot Bogor (al Kadisdik Bgr) yg saya ngobrol2 dengan mereka di beberapa kesempatan waktu itu.
Wallahua’lam-bissaawab.

Terima kasih infonya dari para Dunsanak. Kita mendoakan, semoga Allah SWT melindungi dan menolong hamba2Nya yg sholeh, sukses dalam menjalankan amanahnya, teristimewa buat bpk Kombes Pol Hendri Fiuser, SIK, MHum urang Kito Kuansing, bisa berkarier gemilang di negeri ini, yang menjadi kebanggaan Indonesia. Amin3 YRA.. Wassallam.

Penulis adalah Pendiri-Dosen Universitas Djuanda Bogor, dan salah seorang Perantau Cerenti Kuansing-Riau, sejak 1980 hingga kini bermukim RT 06 RW 01 di Kelurahan Sindangsari Kota Bogor Timur, Jawa Barat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here