LEAD.co.id | Kasus kekerasan terhadap aktivis, Desta Lesmana, terus bergulir di Polresta Bogor Kota. Namun, haingga saat ini pihak Kepolisian belum menetapkan tersangka. Sehingga persoalan tersebut menjadi tanda tanya besar dari beberapa kalangan.
“Berdasarkan informasi yang ada bahwasanya Kepolisian sudah memeriksa terlapor, saksi, dan juga adanya bukti Closed Circuit Television (CCTV) yang sudah di tangan penyidik Satreskrim Polresta Bogor Kota. Dari hal tersebut seharusnya Kepolisian sudah dapat menetapkan tersangka dalam kasus ini,” ungkap ketua Aliansi Pengawalan Kebijakan Publik dan Demokrasi, Rubi Falahadi kepada awak media, Selasa (28/5/2019).
Menurutnya, mengamati kasus kekerasan yang sudah diproses kurang lebih satu bulan ini, seharusnya pihak Kepolisian sudah dapat menyimpulkan dan menetapkan tersangka. Terlebih, lanjut Rubi, polisi sudah mengantongi banyak alat bukti seperti keterangan saksi, hasil visum dan rekaman cctv.
“Ya ditambah lagi dengan adanya hasil visum dari korban, dalam proses 1 bulan ini tentunya jika Kepolisian serius menangani kasusnya, jelas sudah dapat menyimpulkan siapa pelaku atau tersangka tindak pidana pengeroyokan tersebut,” tambah Rubi.
Rubi menegaskan, saat ini publik khususnya kalangan aktivis di Bogor menanti kerja tegas dan profesionalisme Kepolisian agar untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus kekerasan terhadap aktivis yang dilakkukan secara bersama sama (pengeroyokan).
Terpisah, Advokat Lembaga Bantuan Hukum Universitas Ibn Khaldun (LBH UIKA), Arafat Nasrulloh menjelaskan, masyarakat harus menghormati proses Laporan Kepolisian, tetapi pihak Kepolisian juga harus bergerak cepat memproses laporan tersebut.
“Penegak hukum dalam hal ini Kepolisian, prosesnya harus kita hormati, tapi bukan berarti lambat,” tegasnya.
Menurutnya, kejadian ini merupakan perkara serius, dan perilaku semacam itu harus disudahi. “Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Siapapun itu harus ditindak berdasarkan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Arafat.
Sebelumnya, Aktivis Mahasiswa, Desta Lesmana mengalami tindakan kekerasan yang dilakukan secara bersama dimuka umum, di Jl. Siliwangi, Kota Bogor, Sabtu (27/4) dini hari. Atas kejadian tersebut, pihaknya langsung melaporkan ke Polresta Bogor Kota. (AP)





