Ketua IDI Pamekasan Beberkan Tips Mengantisipasi Penularan Virus Corona

oleh -276 views

LEAD.co.id | Pneumonia Coronavirus Wuhan adalah pneumonia berat yang awalnya terjadi di Wuhan, Tiongkok. Pertama kali dilaporkan 31 Desember 2019 di Kota Wuhan, Tiongkok. Saat ini Coronavirus 2019-nCOV diidentifikasi sebagai penyebabnya.

Wabah virus mematikan itu kini menjadi penyakit yang mengkhawatirkan masyarakat di seluruh dunia tak terkecuali Indonesia, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Pamekasan, Madura.

Sebab, penyebaran virus tersebut menyebar cukup pesat ke seluruh dunia. Terbukti ada beberapa negara yang melaporkan terkait kasus tersebut diantaranya, Singapura, Thailand, Vietnam, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Australia, dan Amerika.

Baca :  Perumda PPJ Lakukan Pencegahan Corona di Lingkungan Pasar

Namun, masyarakat Pamekasan tidak perlu panik terkait mewabahnya virus Corona. Sebab, ada cara untuk menghindari virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan mamalia yang menyusui seperti kucing, kambing, sapi dan lainnya.

Antisipasi untuk mencegah agar tidak terkena virus corona tersebut antara lain, menjaga kesehatan tangan, menjaga pernapasan dasar, selalu cuci tangan dan selalu menggunakan masker jika bepergian.

“Dan hindari kontak langsung dengan penderita yang dicurigai, maupun hewan-hewan peliharaan yang sudah tampak tidak sehat,” kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pamekasan, Tri Susandi Juliarto, Selasa (28/1/2020).

Baca :  FKWUB: Perempuan Memiliki Peran Pengentasan Kemiskinan

Dia mengungkapkan, gejala awal manusia yang terkena virus corona ini biasanya mengalami demam, lalu batuk dan berujung mengalami gangguan pernapasan.

“Manifestasi atau wujudnya dari yang paling ringan, sedang, sampai berat, biasanya manusia yang terkena virus corona mulai dari sekadar flu, infeksi, gangguan saluran napas biasa dan pneunemia,” ucapnya.

Bahkan, sampai menyebabkan gagal ginjal dan beberapa kasus menyebabkan kematian karena mengalami gangguan susahnya bernapas.

“Jika mengalami gejala-gejala mulai flu atau demam, segera periksa kepada dokter terdekat,” jelasnya. (haz/nam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *