LEAD.co.id | Komunitas Kerabat Anak (KKA) gelar forum diskusi Krisis Pendidikan Anak atau Krisis Perlindungan Anak yang dipandu Founder KKA, Arianto menghadirkan Pengamat Anak/ Mafindo Pontianak, Dr. Syarifah Ema Rahmaniah, Dosen FKIP Untan, Fitriana Puspa Hidasari, M. Or.
Diskusi yang digelar secara daring ini, bermula dari temuan kasus prostitusi online, kekerasan terhadap anak hingga pelecehan seksual yang marak terjadi di Kalimantan Barat khususnya di Kota Pontianak. Karenanya, kegiatan ini guna menyikapi dan mencari solusi, menanggulangi hingga menekan angka peningkatannya.
“Dengan landasan tadi kami buat program atau bahan ajaran yang tepat untuk pendidikan anak serta untuk melindungi anak dari kasus-kasus tersebut,” sebut Ariyanto kepada Lead.co.id, Selasa (13/10/2020).
Disisi lain, Fitriana Puspa Hidasari menyampaikan point penting dimasa pertumbuhan anak yang harus disikapi oleh tiap orangtua.
“Point pentingnya pada perkembangan anak yaitu simulasi terhadap perkembangannya sangat dibutuhkan. Serta perlu di perhatikan oleh orangtua untuk membantu dalam perkembangan dan pertumbuhan anak,” sampainya.
Senada, Dr. Syarifah Ema Rahmaniah memaparkan, saat ini anak-anak usia muda tengah di tantang oleh pandemi yang mengharuskan segala aktivitas dilakukan dari rumah dan melalui handphone.
“Dalam analisis Bark ditahun 2018, lebih dari 900 juta pesan di seluruh teks, surat, media sosial, dan akun google dan microsoft yang dikeluarkan oleh sekolah dari 2,6 juta anak usia 8-17 tahun. Namun, penggunaan gadget secara terus menerus bagi anak pun bisa berdampak negatif, Lebih lanjut, terdapat juga ancaman eksploitasi seksual anak secara online,” paparnya.
Sumber : Humas Komunitas Kerabat Anak
Editor : Aru Prayogi





