Komisi V Datangi Rel Ganda Bogor-Sukabumi, Masuk Proyek Strategis Nasional

oleh -189 views
Komisi V DPR RI, Rel Ganda Bogor-Sukabumi, Proyek Strategis, Proyek Nasional, Double Track
Penampakan proyek jalur ganda (double track) di Stasiun Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor [File: Prokompim via LEAD.co.id]

BOGOR (LEAD.co.id) – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendatangi proyek jalur ganda (double track) di Stasiun Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Kamis (2/12/2021). Mereka diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.

Kunjungan kerja spesifik DPR RI itu untuk melihat langsung progres pengerjaan rel ganda Bogor – Sukabumi. Karena, rel ganda tersebut masuk dalam proyek strategis nasional saat ini.

Dedie Rachim mengatakan, saat ini ada tiga proyek strategis nasional terkait perkeretaapian dan lalu lintas. Pertama, proyek Bogor Outer Ring Road (BORR) yang sudah terbangun dari Sentul sampai ke Salabenda.

Baca :  Tuntut Akses, Warga Cipaku Blokade Proyek Double Track

Kedua, percepatan pembangunan LRT dari Cibubur, Cimanggis sampai ke Baranangsiang, Kota Bogor. Ketiga, proyek strategis nasional double track Bogor – Sukabumi yang berdampak langsung terhadap 3.000 kepala keluarga.

“Sudah berhasil kita relokasi dengan kerohiman. Dan Alhamdulillah tidak ada hal yang kemudian mencuat dan mengkhawatirkan dan bisa kita lakukan dengan landai,” ungkap Dedie.

Wakil Ketua Komisi V DPR – RI, Robert Rouw mengungkapkan, kunjungan spesifik ini dilakukan untuk meninjau secara langsung pembangunan jalur ganda Bogor – Sukabumi sebagai prasarana penunjang mobilitas angkutan penumpang dan barang.

Baca :  Ribuan Pelanggan PDAM Akan Terdampak Proyek Double Track

Komisi V DPR RI, Rel Ganda Bogor-Sukabumi, Proyek Strategis Nasional, Double Track, Dedie Rachim
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim bersama rombongan Komisi V DPR RI saat mengunjungi proyek jalur ganda (double track), Stasiun Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan, pada Kamis, 2 November 2021 [File: Prokompim via LEAD.co.id]
Menurut dia, kereta api merupakan salah satu transportasi yang sangat diminati oleh masyarakat. Karena itu, diperlukan dukungan prasarana yang memadai dan peningkatan mutu pelayanan perkeretaapian yang optimal.

“Terutama dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat akan transportasi kereta api. Di luar itu, Komisi V DPR-RI mendukung pembangunan jalur ganda Bogor – Sukabumi,” ungkap dia.

Kunjungan spesifik ini juga menginventarisir permasalahan dalam pembangunan jalur ganda Bogor – Sukabumi untuk ditindaklanjuti. Komisi V meminta kepada Ditjen Perkeretaapian dan stakeholder terkait untuk memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan.

Wakil Wali Kota Bogor berharap, usai pembangunan rel ganda rampung, penataan harus dilakukan untuk menambah fasilitas seperti TOD dan park and ride. Karena, lanjut dia, Stasiun Batu Tulis ini memiliki nilai historis yang tinggi.

Baca :  Ketua Golkar Kota Bogor Tinjau Warga Terdampak Double Track

“Ini merupakan istana yang dulunya pernah juga Bung Karno tinggal tahun 1958 sampai dengan tahun 1965. Jadi selain di Istana Bogor Bung Karno juga pernah tinggal di Istana Batu Tulis,” kata Dedie.

 

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Prokompim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *