Tuntut Akses, Warga Cipaku Blokade Proyek Double Track

oleh -384 views
Akses, Warga Cipaku, Blokade, Proyek Double Trek, Double Trek

BOGOR (Lead.co.id) – Puluhan warga memblokade pengerjaan Proyek double track Bogor – Sukabumi yang berlokasi di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, pada Minggu (20/2/2022). Mereka menuntut akses jalan masuk bagi warga RW 17, Kelurahan Cipaku.

Aksi ini dilakukan karena sejak pengerjaan proyek double track sampai saat ini akses jalan warga tidak terealisasi. Karenanya, warga menuntut pihak PT Nindya Karya (NK) selaku pekerja proyek tersebut untuk memberikan akses jalan masuk kepada penduduk.

Heru Kurniawan, Sekretaris RW 17 Kelurahan Cipaku menyampaikan, sudah dua pekan dari pihak PT. Nindya Karya (NK) melalui humasnya menjanjikan akan ada pengerjaan untuk membentuk akses jalan tetapi sampai saat ini tidak ada pengerjaan jalan.

Baca :  Komisi V Datangi Rel Ganda Bogor-Sukabumi, Masuk Proyek Strategis Nasional

“Ini adalah bentuk reaksi dari kami bahwa warga butuh kepastian dan warga hanya menuntut jalan tidak menuntut apapun itu selain jalan,” ujarnya kepada awak media. “Jadi kami melakukan penutupan jalan dan intinya adalah menyetop pekerjaan mereka di lokasi proyek,” tambah dia.

Heru juga menjelaskan bahwa, sudah ada pembicaraan terkait pekerjaan bersama sama menggunakan alat berat untuk membentuk jalan namun sampai saat ini pekerjaan akses jalan tidak dilakukan.

“Jadi kita menunggu sudah lama, kita selama ini tidak melakukan pergerakan karena kami menunggu, kami kira ada itikad baik tapi ternyata tidak ada, dan coba kami panggil ke pengurus dari PT NK atau Humas, dan mereka menjanjikan dari Minggu kemarin akan ada pengerjaan tapi ternyata tidak ada,” harapnya.

Baca :  Ribuan Pelanggan PDAM Akan Terdampak Proyek Double Track

“Jadi intinya ini aksi kami untuk supaya direspon oleh pihak PT ataupun mungkin dari pihak pemerintah agar kami diperhatikan,” lanjutnya.

Lebih lanjut Heru mengatakan, jumlah penduduk yang berada di RW 17 kurang lebih 200 Kepala Keluarga (KK). Jika tidak ada kepastian dari PT. NK tambah Heru pihaknya akan melakukan penutupan jalan sementara sampai adanya kepastian.

“Makanya untuk saat ini kami menutup jalan dulu sementara sampai ada kepastian. Kalo tidak ada kepastian kami akan tetap tutup,” tegas Heru.

Sementara itu, pengerjaan proyek double track Bogor – Sukabumi PT NK akan rampung pada tanggal 28 Februari 2022. Maka dari itu, warga RW 17 menuntut agar akses jalan di selesaikan.

Baca :  Pemkot Bogor Cek Kelanjutan Pembangunan Double Track

“Sebentar lagi pengerjaan proyek ini selesai dan kalo sudah selesai kita mau kemana lagi, nanti kita bingung mau mengadu ke siapa. Setidaknya harusnya pembangunan ini di awal harus ada jalan, semua juga pembangunan itu yang diutamakan akses jalan agar mereka tidak terganggu begitu juga kita warga,” pungkasnya.

 

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *