BOGOR (Lead.co.id) – Himpunan Putra-Putri Keluarga Besar Angkatan Darat (Hipakad) Kota Bogor menggelar “Donor Darah Peduli Penyandang Thalassaemia”, di Museum Perjoangan Bogor, pada Minggu (20/2/2022). Kegiatan ini untuk membantu kebutuhan stock darah bagi penderita Thalassaemia.
Thalassaemia adalah penyakit kelainan darah yang disebabkan oleh faktor genetika. Penyakit ini menyebabkan hemoglobin tidak berfungsi secara normal. Untuk dapat menyambung hidup, penderitanya memerlukan transfusi darah seumur hidupnya.
Dalam kegiatan itu, Hipakad bekerja sama dengan Perhimpunan Orangtua Penderita Thalassaemia Indonesia (POPTI) dan PMI Kota Bogor. Hadir puluhan relawan donor darah dari anggota Korem 061, Kodim 0606, P3AU, KBPP Polri dan anggota Hipakad.
“Kali pertama, kami dari Hipakad Kota Bogor melaksanakan kegiatan donor darah yang kami khususkan sebagai kepedulian kepada penyandang Thalassaemia,” ungkap Dede Suhendar, Ketua Hipakad Kota Bogor.
Dia mengajak beberapa organisasi termasuk anggota TNI dan Polri untuk mendonorkan darahnya, terlebih bagi penyandang Thalassaemia. Karena, kata Dede, pasca pandemi ini, ketersediaan darah cukup menipis dan sedangkan kebutuhan sangat meningkat.
Dalam kegiatan hari ini, ditargetkan sebanyak 50 kantong darah. Pihaknya juga menghadirkan para penyandang Thalassaemia dengan memberikan Sembako sebagai bentuk kepedulian.
“Kita targetkan 50 kantong hari ini, karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan membantu dan peduli bagi saudara-saudara penyandang Thalassaemia yang diharuskan transfusi darah seumur hidup,” jelas Dede.
Ketua Harian POPTI Bogor, Herna Yuniarti mengapresiasi kegiatan kerja sama dengan Hipakad Kota Bogor dalam rangka menjaring para pendonor. Menurutnya, selama masa pandemi ini kebutuhan darah sangat diperlukan bagi penyandang Thalassaemia.
Dia mengungkapkan, sekitar 410 orang penyandang Thalassaemia di Kota Bogor yang membutuhkan transfusi darah selama hidupnya. Karenanya, dia mengajak beberapa komunitas, termasuk instansi pemerintahan maupun swasta untuk tergerak membantu mereka.
“Kurang lebih 410 orang update data penyandang penyakit Thalassaemia di Kota Bogor yang sangat membutuhkan untuk selalu transfusi darah selama seumur hidup,” pungkasnya.
Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi





