Korpma GPII Minta Usut Pembantu Pelarian Buronan KPK

0
Idam, GPII, KPK
Idam (Ketua Umum Korpma GPII)

LEAD.co.id | Korpma Pimpinan Pusat Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), meminta Komisi Pemeberantasan Korupsi tidak hanya menangkap kembali buronan KPK tersebut, KPK juga harus mengusut tuntas siapa saja pihak-pihak yang membantu dan melindunginya selama pelarian.

“Jika proses hukum tidak segera dilakukan oleh KPK maka KPK bisa dianggap gagal dalam menguak kasus korupsi ini. Kami dari Korpsma GPII akan sepenuhnya mengawal proses hukum yg sedang dilakukan KPK,” ungkap Idam selaku Ketua Umum Korpma GPII melalui siaran pers, Selasa (9/6/2020).

Karena tidak mungkin seorang yang sedang menjalani proses hukum dan dalam masa penahanan dapat melarikan diri tanpa ada bantuan. Untuk itu PP Korpma GPII mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi memperoses dugaan keterlibatan oknum atau pihak-pihak yang membantu dan melindungi buronan KPK tersebut, diantaranya :

Baca :  Soroti Tambang Wawonii, Mahasiswa Minta KPK Periksa Gubernur Sultra dan PT GKP

1. Memproses petugas KPK yang telah membiarkan Nurhadi melarikan diri, terlepas disengaja atau lalai tetap harus dihukum sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Mengungkap dan memperoses nama yang disebut-sebut dalam rekaman percakapan antara ajudan Nurhadi dengan Ajudan yang berinisial BG. Karena patut di duga ada keterlibatan inisial tersebut, dalam membantu serta melindungi buronan KPK.

“Dalam hal ini bentuk dukungan kami terhapap KPK mungkin beberapa hari kedepan akan kimi cetak spanduk dan poster dibenerapa jalan protokol di sekitaran KPK,” tutupnya

Baca :  Mahasiswa Desak Kejari Ungkap Aktor Utama Kasus Dana BOS

Reporter: M. Ikhsan
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here