Gagal Tangani Covid-19, KAMMI Desak Pecat 10 Menteri

0
PP KAMMI, Presiden, Menteri, Covid-19
PP KAMMI melakukan konferensi pers, di Jakarta, Senin (8/6/2020).

LEAD.co.id | ​Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) mendesak Presiden segera memberhantikan atau mengganti 10 Menteri yang dinilai gagal dalam penanggulangan Covid-19.

“PP KAMMI mendesak pemerintah segera memecat 10 menteri gagal tangani covid 19 sehingga krisis kesehatan juga semakin mengarah kepada krisis sosial dan ekonomi,” kata Ketua Umum PP KAMMI, Elevan Yusmanto dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin (8/6/2020).

Pria yang biasa disapa Elevan ini menyebutkan, sejak awal pandemi masuk ke Indonesia, pemerintah terlihat gagap dan tidak bisa menyelesaikan permasalahan kesehatan yang membuat perekonomian dan kondisi sosial semakin kacau.

Baca :  Sebut Agama Musuh Pancasila, KAMMI Minta Presiden Pecat Kepala BPIP

Bahkan menurutnya, komunikasi antar kementerian dan lembaga yang seperti saling lempar dan saling bertentangan membuat masyarakat dibuat bingung dan membuat kondisi semakin kacau. Krisis ekonomi semakin terlihat nyata diiringi defisit APBN mencapai 1000 Triliun, pengangguran baru tercatat mendekati 5 juta orang menurut catatan kementerian tenaga kerja.

Karena itu, PP KAMMI mendesak Presiden Jokowi selaku pemegang mandat kekuasaan tertinggi untuk segera memecat dan mengganti menteri yang gagal bekerja di tengah pandemi covid-19. Semua dilakukan demi rakyat Indonesia yang saat ini sedang menunggu kepastian pemerintah menyelesaikan krisis kesehatan yang mengarah kepada krisis perekonomian ini.

Baca :  KAHMI Sayangkan Sikap Presiden Jokowi Tidak Merespon Masalah Uyghur

PP KAMMI menilai, setidaknya ada 10 menteri yang perlu dipecat karena gagal dalam menangani covid-19 dan tidak becus dalam mengelola pemerintahan.

Para menteri tersebut yaitu, Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja, Menko Polhukam, Menko Perekonomian, dan Menko PMK.

Reporter: M. Ikhsan
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here