Menteri Edhy Ditangkap KPK, Pemerintah Hormati Proses Hukum

0
Menteri, Edhy Prabowo, KPK, Pemerintah, Proses Hukum
Presiden Jokowi menyatakan, pemerintah menghormati proses hukum terkait penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh KPK [File: BPMI Setpres]

LEAD.co.id | Pemerintah menghormati proses hukum terkait penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Edhy ditangkap terkait perizinan ekspor bayi lobster.

“Kita menghormati proses hukum yang tengah berjalan di KPK. Saya percaya KPK bekerja transparan, terbuka, dan profesional,” ujar Presiden Jokowi usai menghadiri acara Penyerahan DIPA, pada Rabu (25/11/2020).

Menteri Edhy ditangkap pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.23 dini hari WIB, terkait dugaan penyalahgunaan perizinan pengiriman ekspor bayi lobster. Penyidik KPK mengamankan Edhy setelah turun dari pesawat yang mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Baca :  Jadi Buronan KPK, Imigrasi Sebut Harun di Singapura

“Tadi malam menteri KKP diamankan KPK di Bandara 3 Soetta saat kembali dari Honolulu,” kata Ketua KPK Firli Bahuri kepada awak media.

Terkait penangkapan itu, Presiden Jokowi menegaskan bahwa, pemerintah terus mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Tanah Air.

“Pemerintah konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” tegas Preaiden Jokowi melalui siaran BPMI Setpres.

Saat ini, penyedik KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap Edhy. Namun, Firly meminta awak media untuk menunggu keterangan resmi.

“Nanti akan disampaikan penjelasan resmi KPK. Mohon kita beri waktu tim Kedeputian Penindakan bekerja dulu,” kata Firli.

Baca :  Presiden: Dewan Pengawas Merupakan Figur-figur Baik

KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang telah ditangkap. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, akan menginformasikan perkembangan lebih lanjut.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here