HGN 2020, Fahrudin: Jangan Lelah Menjadi Guru

oleh -197 views
HGN 2020, Fahrudin, Guru
Logo Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2020

LEAD.co.id | Momentum peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2020 sangat berbeda sekali dengan tahun-tahun sebelumnya. Di tahun ini, peringatannya dalam situasi pandemi Covid-19 dan bukan hanya di Indonesia saja, tapi seluruh dunia ikut merasakan dampak langsung.

“Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2020 sangat berbeda, sistem pendidikan dimana saja dan tentunya sangat berdampak dengan kegiatan belajar dan mengajar (KBM), sekolah sementara waktu harus tutup,” ungkap Kadisdik Kota Bogor, H. Fahrudin kepada media melalui pesan Whatsapp, Rabu (25/11/2020).

Akibat pandemi Covid-19 pula, Kata Kadisdik Kota Bogor, jutaan guru dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah. Hal ini dilakukan agar bisa menjaga diri dari potensi terkena sekaligus memutus rantai penularan Covid-19. Sebagai manusia biasa, menurutnya, situasi sulit ini kadang kala membuat banyak orang merasa tidak nyaman dan tidak berdaya.

Baca :  Guru Penggerak Indonesia Maju

“Saya selaku Kadisdik Kota Bogor, mengucapkan ‘Selamat Hari Guru Nasional 2020’, terima kasih atas pengabdian dan totalitas guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ucap dia.

Pada momentum HGN 2020 ini, Fahrudin berharap agar para Guru tidak merasa lelah. Hal itu menurutnya, masa depan suatu bangsa sangat tergantung pada kualitas dan konsistensi para guru.

“Jangan pernah lelah menjadi guru, karena masa depan bangsa sangat tergantung pada sentuhan dan kesabaran guru,” ucapnya lagi.

Kepala Sekolah SMKN 2 Kota Bogor yang berlokasi di Jalan Pangeran Sogiri, Joko Mustiko, tepat tanggal 25 November 2020 hari ini, diperingati Hari Guru Nasional, ditengah situasi pandemi yang masih menghantui seluruh rakyat Indonesia.

Baca :  Para Guru di AS Protes Pembukaan Sekolah saat Pandemi

“Namun tidak pernah menyurutkan seluruh elemen masyarakat dalam memperingati Hari Guru, berbagai kegiatan dilakukan dengan berbagai cara, tentunya dengan mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 yang sudah diinstruksikan pemerintah,” tutur Joko.

Dengan peringatan Hari Guru Nasional Tahun ini, kata Joko, mari jadikan momentum untuk flasback serta introsfeksi diri, supaya semua guru semakin dicintai masyarakat terutama anak-anak didiknya.

“Guru memang bukan orang hebat,tapi banyak orang hebat tercipta karena keberhasilan seorang guru dan seorang guru tidak pernah menghitung jasa. Semoga kedepannya dunia pendidikan kita semakin maju, berkualitas seiring dengan peningkatan mutunya ” Hidup Guru Indonesia “, harapnya.

Baca :  Bentuk Karakter Anak-Anak Perbatasan, Satgas 643 Jadi Guru PAUD

Seperti kita ketahui, bahwa Guru di Indonesia dianggap sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Hari Guru Nasional ditetapkan sejak Presiden Soeharto pada tanggal 25 November 1994, dengan sebuah Keputusan Presiden, yaitu Kepres Nomor 78 tahun 1994 tentang Hari Guru Nasional.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *