LBH Bogor Resmi Ajukan Permohonan PKPU Terhadap Apartemen Gardenia

0

LEAD.co.id | Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bogor telah resmi mendaftarkan Permohonan Penunandaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap Apartemen Gardenia Bogor yang dikelola oleh PT. DSM ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019). Permohonan penundaan tersebut tercatat dalam Register Perkara No. 93/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga.Jkt.Pst

“Permohonan Penunandaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap Apartemen Gardenia Bogor yang dikelola oleh PT. DSM ini diajukan oleh Konsumen disebabkan oleh karena gagalnya serah terima unit Apartemen yang dijanjikan dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli Apartemen No. 0106/GB/TBC/PPJB-BTS/BAP/IV/2015 tanggal 6 April 2015,” terang Direktur Eksekutif LBH Bogor, Zentoni, S.H., M.H.

Baca :  Deposito Tidak Cair, LBH Bogor Buka Posko Pengaduan┬áNasabah KSB

Menurut Zentoni, dalam Pasal 1 tentang Definisi ayat 36 Perjanjian Pengikatan Jual Beli Apartemen No. 0106/GB/TBC/PPJB-BTS/BAP/IV/2015 tanggal 6 April 2015 disebutkan bahwa serah terima unit Apartemen akan dilaksanakan pada bulan May tahun 2018 atau selambat-lambatnya 6 (enam) bulan kalender setelah bulan May tahun 2018 yaitu pada bulan November 2018 dan telah disomasi oleh Konsumen agar menyerahkan unit Apartemen, akan tetapi tidak dilaksanakan juga.

Zentoni melanjutkan, Permohonan Penunandaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap Apartemen Gardenia Bogor yang dikelola oleh PT. DSM ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada PT. DSM untuk mengajukan Rencana Perdamaian yang akan ditawarkan dalam rangka untuk melindungi kepentingan Konsumen secara keseluruhan.

Baca :  LBH Bogor Buka Posko Penolakan Apartemen Depan Kampus Pakuan

“Yaitu kepastian serta kesanggupan dari PT. DSM untuk menyelesaikan seluruh kewajibannya berupa penyelesaian dan menyerahkan unit apartemen kepada Konsumen,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here