Learning Centre: Berbasis Kearifan Lokal

oleh -952 views

Kalau kita mau jujur pada diri sendiri dan bangga dengan karya anak bangsa, Learning Center sudah diterapkan di Indonesia sejak lama bahkan sejak Kerajaan Pertama Salaka Negara (Abad satu) dilanjutkan dengan Program daerah berbasis agraris, lingjungan hidup oleh Kerajaan Tarumanagara dengan Rajanya Purnawarnan Begitu juga lebih luas cakupannya oleh Kerajaan Pakuan Pajajaran yakni berbasis pertanian, irigasi, etika (filosofis), agama hingga peradaban.

Banyak para ahli luar dan dalam negeri meneliti dengan benar dan jujur mengakui Indonesia (Nusantara) memang jaya dari berbagai aspek lautan, daratan dan udara.
Ini warisan para inohong “karuhun” Nusantara yang seharusnya rakyat bisa lebih subur Makmur gemah ripah loh jinawi. Tentu kini kita merasakan malah terpuruk dan terhimpit ekonomi yang sulit.

Baca :  Kepahlawanan Dalam Persepektif Sejarah dan Kebudayaan

Tentu ada yang kurang beres pendidikan di Indonesia, negara dalam pengelolaannya tidak maksimal malah cenderung salah urus. Kearifan lokal yang telah membawa bangsa Indonesia lebih maju dalam sosial dan peradaban tergantikan oleh budaya dan kultur Barat.

Ini yang harus kita sadari. Cita-cita negara hanya sampai pada pintu gerbang kemerdekaan, dalam pengurusannya diserahkan pada bangsa dan negara asing. Harus ada pengkajian yang komperehensip, terukur dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *