Merugi, Pedagang Keluhkan Jam Operasional Pasar

oleh -250 views

LEAD.co.id | Meski Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah memberikan himbauan untuk tidak keluar rumah dan mengurangi aktivitas yang dapat menimbulkan kerumunan, hal itu tidak begitu berlaku di beberapa pasar tradisional Kota Bogor.

Pantauan Lead.co.id, pasar Induk Jambu Dua masih dipadati pembeli pada kios-kios buah dan bahan sembako (02/04/2020).

Seorang pedagang buah, Puta Wijaya, memyampaikan, pasca pemberlakuan jam oprasional dirasakan berat dan berpengaruh terhadap omset penjualannya.

“Kalau situasinya tidak hujan seperti sekarang ini, pembeli justru membludak dan mayoritas pengunjung pasar ini yang dicari adalah jeruk. Terutama jeruk lemon yang mengalami kenaikan dan sangat diminati karena sangat cocok untuk pencegahan virus corona, dan selain itu buah naga, pisang ambon, jambu merah dan pepaya masih memiliki daya jual yang fantastik,” ungkapnya.

Baca :  Pedagang Mawar Minta Pemkot Bogor Tertibkan PKL President Theater

Menurut Tono, terdapat kenaikam harga pada buah jeruk yang sebelum Rp 30.000, sekarang menjadi Rp 60.000 sd Rp 65.000 perkilonya.

“Jeruk lemon California masih mendominasi angka tertinggi dalam penjualan di kios kami yang kebanyakan untuk konsumsi sendiri, biasanya dahulu cuma stock 30 kg dalam seminggu, sekarang malah dua kali pengiriman dalam seminggu dengan total 80 kg,” tuturnya.

Disisi lain, Tajul, pedagang ayam justru merasakan sebaliknya, penurunan sangat drastis dalam penjualannya semenjak diberlakukan jam oprasional tersebut.

“Biasanya disiang hari seperti sekarang ini, jualan kami sudah hampir habis. Sekarang justru berkurang jauh dari omsetnya, yang biasanya kita jual Rp 38.000 perkilonya,sekarang malahan menjadi turun jadi Rp 35.000 perkilonya, karena daya belinya berkurang drastis,” pungkasnya.

Baca :  Dampak Corona, Harga Bahan Pokok di Bogor Meroket

Sebelumnya Pemkot Bogor melalui PD Pasar Pakuan Jaya telah menerbitkan jam oprasional guna menekan penyebaran Covid-19 sejak tanggal (30/03/2020) pukul 14.00 sampai 20.00 WIB hingga batas yang tidak ditentukan.

Reporter : Sally Sumeke
Editor : Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *