Site icon LEAD.co.id

Munaskoh XXIV Tetapkan Umiroh Fauziah Sebagai Formateur

Munaskoh XXIV, Umiroh Fauziah, Formateur, Kohati, Kohati PB HMI, Kongres HMI XXXI

Umiroh Fauziah ditetapkan sebagai Ketua Umum (Formateur) Kohati PB HMI periode 2021-2023 dalam Munaskoh XXIV, di Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (26/3/2021)

LEAD.co.id | Musyawarah Nasional Kohati (Munaskoh XXIV) telah resmi menetapkan Umiroh Fauziah sebagai Ketua Umum (Formateur) Korps HMI-Wati (Kohati) PB HMI periode 2021-2023. Umiroh Fauziah adalah kandidat Ketua Umum Kohati PB HMI asal Kota Banjar.

Rumitria Dinar, tim pemenangan Umiroh Fauzia menyampaikan terima kasih atas diraihnya kemenangan Umiroh Fauziah sebagai ketua umum terpilih Kohati PB HMI Periode 2021-2023.

“Terima kasih atas support dan dukungannya yang telah menghantarkan saudari Umiroh Fauziah sebagai ketua umum terpilih Kohati PB HMI Periode 2021-2023,” sebut Dinar usai sidang pleno penetapan Formateur Kohati PB HMI, pada Jumat (26/3/2021).

Umiroh Fauziah pernah mengenyam pendidikan S1 di Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Huda Al Azhar (STAIMA) Kota Banjar, kemudian melanjutkan jenjang S2 di Universitas Islam Negri (UIN) Sunan Gunung Jati, Bandung.

Dalam organisasi kemahasiswaan, Ketua Umum Kohati PB HMI terpilih ini sebelumnya menjabat sebagai Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) Bidang Pendidikan dan Latihan Kohati PB HMI.

Munaskoh XXIV merupakan satu rangkaian dalam Kongres HMI XXXI di Surabaya yang secara resmi dibuka oleh Presiden Jokowi pada 17 Maret 2021. Steering Committee (SC) Munaskoh menetapkan sebanyak delapan (8) Kandidat Ketua Umum Kohati PB HMI yang telah lolos verifikasi.

Dalam agenda pemilihan Formateur (Ketua Umum), Umiroh Fauziah yang memiliki jargon “Kohati Berukhuwah” ini sejak putaran pertama sudah memperoleh sebanyak 46 suara, mengungguli tujuh calon lainnya.

Tujuh calon lainnya yakni Novi Rismawati memperoleh 39 suara, Imayati Kalean 36 suara, Nurjannah 28 suara, Susanti 27 suara, Nurmaida Saana 12 suara, Puspa dengan 5 suara, dan Octy Avriani Negara 4 suara.

Dari hasil kesepakatan forum, para calon yang suaranya tidak mencapai 20, maka dinyatakan gugur dan tidak dapat melanjutkan pada putaran kedua.

Pada putaran kedua forum Munaskoh ini terjadi kericuhan sehingga sempat diskorsing sampai waktu yang tidak ditentukan ketika sejumlah kandidat menyerahkan suara kepada Umiroh Fauziah.

Namun tidak lama kemudian, pemilihan putaran kedua dilanjutkan. Pada putaran kedua, Umay panggilan akrab Umiroh Fauziah ini meraup 114 suara. Menang telak dari empat kandidat lainnya.

Sedangkan lawannya antara lain, Rismawati memperoleh 43 suara, kemudian Imayati Kalean dengan perolehan 4 suara, Susanti memperoleh 3 suara dan Nurjannah nol suara. Satu suara dinyatakan tidak sah.

Rumitria Dinar menyatakan bahwa, kemenangan ini tidak lepas dari kerja keras tim yang terus berjuang untuk mengawal kontestasi ini. Dia kembali menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan agenda tersebut.

Reporter: Kholisin Susanto
Editor: Moh Hasanuddin

Exit mobile version