Muswil PPP: Ridwan Kamil Dukung Ade Yasin Membangun Bogor dan Jawa Barat

oleh -392 views
Muswil PPP, PPP, Ridwan Kamil, Ade Yasin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
DPW PPP Jawa Barat melaksanakan Muswil ke VIII, di Kabupaten Cianjur, pada Senin (29/3/2021)

LEAD.co.id | DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke VIII, bertempat di Kabupaten Cianjur, pada Senin (29/3/2021). Muswil VIII ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Karena pandemi Covid ini belum berakhir, kami pun menggelar muswil Jabar ini dengan peserta terbatas, peserta dirapid antigen terlebih dahulu di wilayahnya masing-masing, dan pelaksanaan acaranya digelar dengan prokes yang ketat,” ungkap Ketua DPW Jabar, Ade Yasin.

Pembukaan Muswil VIII DPW PPP Jawa Barat (Jabar) dihadiri oleh Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, Pengurus DPP PPP, Gubernur Ridwan Kamil, Wakil Gubernur Jawa Barat dan para Ketua dan Pengurus DPC PPP Se-Jawa Barat.

Baca :  Hikmah Ramadhan, Danrem 061/Sk Silaturahmi dengan Forkopimda Kabupaten Bogor

Gubernur Ridwan Kamil yang hadir di tengah Muswil PPP memberikan dukungan kepada Ketua DPW PPP Jabar, Ade Yasin untuk terus “bebenah” agar PPP terus jaya di wilayah Jawa Barat.

Dirinya juga mengungkapkan, Jawa Barat telah berhasil membuat Perda (Peraturan Daerah) pertama yang mengatur tentang Pondok Pesantren. Perda ini merupakan kiprah dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Semoga PPP akan terus bebenah dan bisa menjadi pelopor di Jawa Barat, saya juga siap mendukung lahir batin Ade Yasin yang sedang berjuang membangun Bogor dan Jawa Barat,” sebut Ridwan Kamil.

Baca :  DMC DD Merespon Cepat Banjir di Jawa Barat

Ade Yasin menegaskan, setelah Muswil ini Partai sudah harus bisa menentukan siapa-siapa yang akan didukung dan maju dalam kontestasi politik kedepan yaitu saat pemilihan legislatif (Pileg) mendatang. Kader yang kompeten akan melakukan kerja-kerja elektoral yang tepat untuk membangun Jawa Barat.

“Kami akan gelar workshop pendidikan-pendidikan politik kedepan, bukan hanya untuk pengurus tetapi untuk kader-kader yang akan dicalonkan menjadi anggota legislatif dari PPP. Karena semua orang bisa menjadi caleg, tetapi belum tentu siap menjadi anggota legislatif,” tambah Ade Yasin.

Bupati Bogor ini juga mengatakan bahwa, kita tidak bisa hidup di partai, tetapi partai bisa menghidupi orang dengan diberikan kendaraan politik untuk mendapatkan jabatan. Menurutnya, menjadi pengurus partai itu sebuah pengabdian.

Baca :  Mulai Besok, Bogor Terapkan PPKM

“Jadi anggota DPR RI diusung oleh partai PPP, jadi Bupati diusung oleh partai, jadi Wakil Gubernur, bahkan jadi Gubernur. Jadi tinggal bagaimana setelahnya kita mengabdi kepada partai,” ujar Ketua DPW PPP Jabar.

Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *