Panen Kacang Tanah, Wabup Pamekasan berharap dapat Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

oleh -227 views

LEAD.co.id | Wakil Bupati Pamekasan, Raja`e didampingi Sekdakab Pamekasan, Totok Hartono, dan Kadis pertanian dan Holtikultura, Bambang Prayogi menghadiri panen kacang tanah di Desa Campor, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (7/7/2020).

Di acara panen kacang tanah tersebut juga hadir Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Jawa Timur, Ir Hadi Sulistyo mewakili Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Kacang tanah yang dipanen itu merupakan bibit bantuan yang diberikan DPKP Jatim kepada 11 Kabupaten termasuk Pamekasan.

Kehadiran DPKP Jatim dalam rangka memberikan support kepada para petani, khususnya petani kacang di Desa Campor, Pamekasan.

Baca :  Umbar Fitnah, Aktivis Ancam Polisikan Bupati Pamekasan

Kacang tanah merupakan tanaman alternatif. Selain tanaman padi, jagung dan kedelai.

Menurut Hadi Sulistyo, Pamekasan merupakan daerah potensi sebab tanahnya sangat mendukung. “Pamekasan merupakan daerah yang memperoleh bantuan bibit mencapai 402 hektar dari dana APBN,” katanya.

Karena hasil panen kacang tanah dari bibit kancil ini cukup baik, lanjut Hari, maka yang menjadi fokusnya tinggal bagaimana hilirnya yakni, proses packing dan marketing.

“Sehingga yang diharapkan menjadi nilai tambah. Jangan sampai petani yang menanam, namun proses marketingnya menjadi hambatan,” ungkapnya.

Sementara Wabup Raja`e menyampaikan, hasil panen kacang tanah di Pamekasan saat ini mencapai 0,6 ton per hektar.

Baca :  Polri Ungkap Rencana Aksi 12 Terduga Teroris di Jatim

Ia juga menekankan, sesuai arahan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim agar bagaimana memprose hasil panen kacang. Baik packing maupun marketing yang lebih baik untuk menembus pasar nasional maupun internasional.

“Kalau perlu, hasil panen kacang tanah dari Desa Campor bisa diekspor,” ucapnya.

Selain itu, lanjut mantan Kades Bujur ini berharap, tanaman kacang tanah ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Pamekasan, terkhusus para petani.

“Dengan proses packing dan marketing yang baik, tentunya dapat meningkatkan perekonomian petani,” tandasnya.

Untuk diketahui, tampak hadir juga di acara tersebut Forpimka Proppo, Kades Proppo dan Thomas desa setempat. (ADV)

Baca :  Harga Tembakau Anjlok, Ratusan Massa Demo Bupati Pamekasan

Reporter: Moh Hasanuddin

Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *