Panwascam Dalami Pencopotan APK Capres 01

189
0

LEAD.co.id | Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Tanah sareal (Tansa), Kota Bogor, mendalami dugaan pencabutan Alat Peraga kampanye (APK) pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko widodo – Ma’ruf Amin, Jumat (15/3/2019).

Dalam pemeriksaan yang dilakukan langsung oleh ketua Panwascam Tansa, Suprianto Siburian, pihaknya melakukan pemanggilan terhadap salah seorang RW dilokasi tersebut.

Pemanggilan tersebut bertujuan untuk mengklarifikasi tentang penurunan APK Capres nomor urut 01 Joko widodo – Ma’ruf Amin yang dilakukan ketua RW06 di Kelurahan Kedung waringin.

“Hari ini kita lakukan pemanggilan terkait penemuan Panwascam Tansa tentang penurunan Apk Paslon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01 yang dilakukan oleh Ketua RW. Setelah didalami dan dimintai klarifikasi terduga pencopotan Apk tersebut mengakui kesalahannya lantasan emosi, pemasangan Apk tersebut mengatasnamakan wilayahnya,” ujar Suprianto kepada LEAD.co.id.

Baca :  Tampil Beda, Ibis Hotel Berikan Inovasi

Dalam spanduk berukuran 180x80cm itu bertuliskan “kami warga RW16 Kelurahan Kedung Waringin Kecamatan Tanah Sareal mendukung Jokowi-Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden” terpasang di jl. Tentara Pelajar I tepat di RT01/16.

Menurut Panwascam, pemasangannya pun dinilai ilegal dan tidak berkoordinasi kepada panwascam setempat. “Dari info awal RW yang ingin pemilu damai dengan melakukan pencopotan Apk tersehut, pemasangannya pun ilegal,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Ketua RW16, Januar, menyampaikan, dirinya kesal lantaran pemasangan spanduk tersebut mengatas namakan warga RW16 dan belum melaporkan akan memasang spanduk tersebut.

Baca :  Dispora Gelar Kejuaraan Renang Tingkat SD se-Jabodetabek

“Pemasangan Apk tersebut dilakukan oleh orang diluar warga sini, saya melakukan inisiatip untuk mencopot Apk tersebut lantaran mengatasnamakan RW16,” ucapnya.

Anto menambahkan, akan melakukan rapat lanjutan untuk memperdalam temuan ini dan tidak menutup kemungkinan akan melakukan pemanggilan kepada Tim Kampanye Daerah Kota Bogor.

“Nanti kita akan lakukan Rapat lanjutan, dari hasil rapat tersebut juga kita pastikan akan melakukan pemanggilan kepada TKD atau tidaknya,” pungkasnya. (AP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here