Pasca Longsor, Warga Tangsel Minta Alat Berat Tetap Beroperasi

oleh -242 views
Pasca Longsor, Longsor Tangsel, Tangsel, Warga Tangsel, Alat Berat,

TANGERANG SELATAN (LEAD.co.id) – Enam hari pascalongsornya dinding penahan sempadan sungai Perumahan Telkom di Ciputat, Tangerang Selatan, debit air masih cukup tinggi di Perumahan Pondok Payung Mas. Hal ini cukup mengkhawatirkan bagi warga di RT 03 Pondok Payung Mas, yang selama longsor kemarin menjadi daerah cukup terdampak karena air mencapai ketinggian satu meter, hingga Selasa kemarin.

Menanggapi hal ini, warga melalui Ketua RT 03, Elang Mutaqin, mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk tetap mengoperasikan alat berat pengeruk material longsor dari aliran Anak Kali Pesanggrahan.

Elang menyebut, ada total 55 kepala keluarga (KK) dan 202 jiwa di RT-nya yang terdampak. “RT 03/12 wilayah yang terdampak paling parah. Kemarin (sebelumnya) hampir 170 warga mengungsi, 30 diantaranya ke Masjid Al Barokah Pondok Payung Mas, sementara sisanya memilih tinggal dengan saudara atau kerabat terdekat,” ujar Mutaqin melalui pernyataan tertulis, Kamis sore (17/6/2021).

Baca :  Bendera Merah Putih Selimuti Setu Parigi Tangsel

Dia mengungkapkan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memang menurunkan alat berat untuk mengeruk material sisa longsor di aliran Anak Kali Pesanggrahan sejak Jumat malam (11/6/2021) dan proses pengangkatan material baru berlangsung Sabtu (12/6/2021). Namun tutur Mutaqin, Pemkot telah menarik alat berat tersebut dari TKP dan tidak mengeruk sisa material longsor yang menutupi kali terhitung sejak Kamis (17/6/2021).

Dihentikannya proses pengerukan, membuat warga RT 03 RW 12 Cipayung Perumahan Payung Mas, Ciputat kecewa.

“Imbasnya debit air jadi tetap tinggi sama air di saluran komplek yang biasanya kering jadi terisi air sepaha orang dewasa. Air nggak mau surut karena debit air di sungai tinggi. Para warga kuatir ya kalau hujan intens, pasti akan langsung banjir lagi,” tegasnya.

Baca :  Kunjungan Putri Wapres ke Pondok Aren Dinilai Syarat Kepentingan Politik

Peneliti Indikator Politik Indonesia ini menjelaskan, hingga saat ini warga masih terus membersihkan rumah-rumah mereka dari sisa-sisa banjir yang masuk ke rumah membawa berbagai sampah serta lumpur. Namun hujan yang masih terus turun, ditambah air sungai yang tak kunjung surut membuat warga cemas air masih akan masuk ke rumah yang baru saja dibersihkan.

Mutaqin mengatakan, para warga berharap agar Pemkot Tangsel menerjunkan kembali alat berat dan melanjutkan pengangkatan material di Anak Kali Pesanggrahan.

“Pengangkatan material yang menimbun sungai/kali dilanjutkan dan tetap dikerjakan, biar kedalaman sungai normal kembali,” kata Mutaqin.

Baca :  Perampok Bobol Minimarket Ciputat, Puluhan Juta Dijarah

Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *