PB HMI Sambut Baik Alih-fungsi Asrama Haji Menjadi Tempat Isolasi Covid-19

oleh -314 views
PB HMI, Sambut Baik, Asrama Haji, Isolasi Covid-19, Yahya Bugis
Wasekjend Bidang PU PB HMI, Yahya Bugis

JAKARTA (LEAD.co.id) – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menyambut baik wacana alih-fungsi Asrama Haji Pondok Gede menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 yang dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad beberapa waktu lalu.

“PB HMI sangat mengapresiasi usulan cerdas dari Wakil Ketua DPR sebab Jamaah Haji Indonesia hari ini ditunda keberangkatannya berakar pada problem Covid juga,” sebut Wasekjend Bidang Pemberdayaan Umat (PU) PB HMI, Yahya Bugis melalui keterangan pers,  pada Senin petang (21/6/2021).

Sebelumnya, Sufmi Dasco telah meminta pemerintah mengalihfungsikan Asrama Haji Pondok Gede sebagai tempat isolasi dan perawatan pasien Covid-19 untuk antisipasi karena angka positif sedang meningkat.

Baca :  Kopdar Pemuda Merauke, FX Sirfefa Apresiasi Pemuda Daerah Bersaing di Jakarta

“Saya minta kepada pemerintah agar Asrama Haji Pondok Gede dipersiapkan untuk menampung pasien Covid-19 yang tidak tertangani di rumah sakit,” kata Dasco dalam keterangannya, pada Minggu (20/6).

Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoirizi merespon dengan menyatakan bahwa, asrama haji siap digunakan kembali sebagai ruang isolasi seiring melonjaknya jumlah kasus Covid-19 sehingga sejumlah rumah sakit dipenuhi pasien untuk perawatan dan isolasi.

“Tahun 2020, asrama haji pernah digunakan sebagai ruang isolasi Covid-19. Tahun ini, Menag Yaqut Cholil Qoumas sudah memberikan izin dan asrama haji siap kembali digunakan sebagai ruang isolasi Covid-19,”  tegas Khoirizi dalam laman resmI Kemenag RI, pada Senin (21/6).

Baca :  Munaskoh XXIV: Octy Siap Pimpin Kohati PB HMI

Dia menambahkan, setidaknya ada 27 dari 31 asrama haji di seluruh Indonesia yang siap digunakan untuk penanganan pasien. Ada empat asrama yang setelah dilakukan kajian belum bisa digunakan karena berbagai alasan, yaitu Pontianak, Mamuju, Jayapura, dan Sorong.

Menurut Yahya, wacana ini sangat masuk akal, sebab pada tahun ini penyelenggaraan ibadah haji tidak dilakukan. Dengan memfungsikan Asrama Haji sebagai tempat perawatan dan pemulihan pasien Covid-19 maka, secara tidak langsung Jamaah Haji telah ikut berkontribusi dalam pemutusan mata rantai virus ini.

Selain kepada Sufmi Dasco, Wasekjend PB HMI yang mengurusi bidang keummatan ini juga mengapresiasi Menteri Agama yang telah memberikan persetujuan atas difungsikannya Asrama Haji tersebut sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

Baca :  Refleksi Akhir Tahun: PB HMI Bahas Masa Depan Gas Bumi

Reporter: M. Ikhsan
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *