Site icon LEAD.co.id

Peduli Semeru, Relawan Kota Bogor Bangun Sarana Ibadah di Lumajang

Tim Peduli Semeru, Relawan Kota Bogor, Sarana Ibadah, Erupsi Semeru, Lumajang

LUMAJANG (LEAD.co.id) – Relawan Tim Peduli Semeru dari Kota Bogor mulai membangun sarana ibadah bagi warga terdampak Erupsi Gunung Semeru di Kampung Tunggeng, Sumber Mujur, Candipuro, Kabupaten Lumajang, pada Jumat (7/1/2022).

Tampak tim relawan dari Polmas Bogor Raya bersama masyarakat setempat mulai mendirikan Gazebo untuk tempat belajar mengaji Al-Quran bagi anak-anak di Desa terdampak bencana tersebut.

Ketua Relawan Peka PWI Kota Bogor, Y Irawan mengatakan, pembangunan Gazebo ini untuk melengkapi sarana dan prasarana Masjid agar bisa menampung lebih banyak jamaah. Karena, di kampung tersebut sedang dibangun Hunian Sementara (Huntara).

“Kami bangun Gazebo dilengkapi toilet, karena nanti ada penambahan penduduk jika Huntara sudah selesai. Jadi dipastikan disini akan lebih banyak jemaahnya,” kata dia.

Tak hanya itu, tim juga akan merenovasi Masjid mengingat kondisinya telah mengalami kerusakan. Pihaknya juga membagikan alat-alat tulis serta kebutuhan lainya bagi korban.

“Bantuan ini kami salurkan untuk merenovasi, membangun sarana ibadah hingga membagikan alat-alat tulis serta kebutuhan lainnya,” tambahnya.

Huntara itu mulai dibangun pemerintah untuk warga terdampak erupsi Semeru. Saat ini, pembangunan masih dalam tahap pemadatan tanah dan unit percontohan Huntara.

Sudah lebih dari 25 hektar yang dilakukan

Pemadatan tanah telah dilakukan sebanyak 25 hektar dari total 81 hektar lahan milik Perhutani. Dari lahan tersebut, akan didirikan 1500 unit Huntara untuk tahap pertama.

Tim Peduli Semeru itu berangkat menuju lokasi korban terdampak Erupsi Semeru di Lumajang, pada Rabu (5/1/2022). Pelepasan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, di Kantor Sekretariat PWI, Jalan Tirto Adhie Soerjo, Kecamatan Tanah Sareal.

Tim terdiri dari PWI Peduli Kemanusiaan (PEKA), Polmas Bogor Raya, Perumda Tirta Pakuan, dan Pemkot Bogor. Keberangkatannya dalam rangka menyalurkan bantuan dari para donatur untuk pemulihan pasca Erupsi Semeru.

Ketua PWI Kota Bogor, Arihta Utama Surbakti mengatakan, pelepasan Tim Peduli Semeru diawali dari pengumpulan donasi dan pembentukan sumber daya yang ada, baik penggalan dana ataupun yang berangkat langsung untuk menyalurkan bantuan.

“Orientasi kita di sana bukan untuk memberikan bantuan kedaruratan, tapi lebih kepada pemulihan. Di sana kita akan membangun MCK dan sarana ibadah mushola,” ungkap Arie, sapaan akrabnya.

 

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

Exit mobile version