LEAD.co.id | Pengurus Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) dan Badan Pengelola Latihan (BPL) HMI Cabang Bogor periode 2020-2021 resmi dilantik, di aula GSMI, Bogor, Sabtu (18/1/2020). Pelantikan kali ini mengangkat tema “Meningkatkan Kualitas Perkaderan dan Eksistensi HMI Cabang Bogor”.
Tampak hadir Ketua Umum HMI Cabang Bogor Nurul Hadi, Presidium MD KAHMI Bogor Amril Rangkuti, Sekretaris MD KAHMI Doni Yusri, Direktur Utama Bakornas LAPMI PB HMI Bergas Chahyo Baskoro, Ketua BPL Reynaldi Pradipta dan Direktur LAPMI Javier M. Zuhrijadi, beserta puluhan kader HMI.
Dalam sambutannya, Ketum HMI Cabang Bogor, Nurul Hadi mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus LAPMI dan BPL HMI Cabang Bogor periode 2020-2021 ini.
Kepada pengurus BPL yang baru dilantik, dirinya berpesan beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu metode perkaderan di HMI harus sesuai kondisi budaya setempat, khususnya di kampus.
“Kepada LAPMI agar menjadi media, sorotan bagi HMI. LAPMI dalam melakukan kritik harus by data,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Direktur Utama Bakornas LAPMI PB HMI, Bergas Chahyo Baskoro berharap adanya pengurus LAPMI dan BPL baru dilantik ini bisa menjadi nafas baru bagi organisasi.
“Pers basicnya adalah informasi.
Kendalanya, harus mau turun melakukan liputan. Karena, teori harus diimbangi dengan praktek, yaitu terjun ke lapangan,” kata Bergas.
Sementara itu, dipaparkan Presidium MD KAHMI Bogor Amril Rangkuti, LAPMI bisa mempublikasikan konten konten menarik untuk menarik perhatian para mahasiswa.
“LAPMI bisa memberi kreasi kreasi supaya mahasiswa baru tertarik masuk HMI,” terangnya.
Menurutnya, kedua Lembaga yang baru dilantik ini harus menjadi ujung tombak perkaderan di HMI cabang bogor.
“Tidak ada organisasi yang kompleks seperti HMI, semua sudah diatur sedemikian baik. Karena itu, kader HMI tinggal mengikuti aturan dengan baik,” tegasnya. (Red)





