LEAD.co.id | Puluhan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Pamekasan mengikuti workshop ekspor produk yang dilaksanakan oleh Rumah Keratif BUMN (RKB) Telkom Pamekasan, bertempat di Aula RKB, Pamekasan, Sabtu (18/1/2020).
Workshop yang mengusung tema “Ready to Export: Siap naik kelas dengan ekspor produk” ini, bekerjasama dengan Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) dan Berbagi Bersama Berkembang (BBB).
“Acara ini digelar dalam rangka untuk memberikan pemahaman lebih mendalam terkait bagaimana mengekspor produk para pelaku UKM di Pamekasan,” kata ketua FKP, Khoirul Anam.
“Sehingga, kita bisa mengetahui produk-produk apa saja yang bisa kita ekspor dan ke negara mana saja produk itu bisa dipasarkan,” sambung pemuda Millenial itu.
Dikatakan, pada seminar ini mendatangkan pemateri yang kompeten di bidangnya masing-masing diantaranya yakni, Budi Wibowo, Indonesia Representative of Green Food Co, Korea, Indonesia representative of Great, Oceania Seafood Supply, Co. Ltd Taiwan.
Kemudian, Bagus Wahyu Perdana, Ranger BL Surabaya, Founder Dapoerney, dan Wahyu Prihantono, Founder Pondok Kreazie Surabaya, Chief Marketing officer jasanata.com.
“Karenanya, kami berharap, para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga setelahnya akan dapat merealisasikan apa yang telah di dapat dari acara ini,” ucapnya.
Sementara pembina FKP, Ali Hosnan mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini memang gencar dilakukan, mengingat para pelaku UKM di Kabupaten Pamekasan cukup banyak namun mereka belum mampu mengolah, membranding, lebih-lebih untuk memasarkan produksnya.
“Sehingga dengan adanya kegiatan ini memberikan gambaran dan pemahaman bahwa pasar itu sangat luas, tidak hanya di tingkatan regional dan nasional, melainkan juga internasional,” katanya.
Disamping itu, kata owner Ayam geprek Beequen itu, FKP rutin melakukan pelatihan-pelatihan kepada generasi Milenial untuk menjadi wirausaha baru hingga menjadi usaha mandiri.
Sejauh ini, dari beberapa kegiatan yang sudah dilakukan, FKP sudah melahirkan sebanyak 102 wirausaha baru.
“Kami akan selalu konsisten dan fokus terhadap pertumbuhan wirausaha baru di bawah naungan FKP,” paparnya menjelaskan. (haz/nam)





