Penutupan Festival HAM 2021, Peserta Bacakan Deklarasi Anak

oleh -410 views
Penutupan Festival HAM, Festival HAM, Deklarasi Anak,

SEMARANG (LEAD.co.id) – Festival Hak Asasi Manusia (HAM) Tahun 2021 di Kota Semarang resmi ditutup pada Kamis (18/11/2021). Dalam Closing Ceremony dilakukan pembacaan Deklarasi Anak dan Anak Muda serta rumusan hasil konferensi Festival HAM.

Deklarasi ini dibacakan oleh Perwakilan Anak dari Save The Chidren dan Perwakilan Anak Muda dari Youth Fellowship INFID. Sebagai tekad perjuangan HAM, perwakilan Kabupaten atau Kota juga ikut membacakan Deklarasi dan Rumusan Hasil Konferensi.

Closing Ceremony ini dihadiri oleh Direktur INFID Sugeng Bahagijo, Wakil Ketua Komnas HAM Amiruddin, dan Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga, serta Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut mensukseskan kegiatan ini.

Baca :  Festival HAM 2021, Mahfud MD: Bangsa Harus Bersatu Menghargai Pluralisme

“Terima kasih kepada seluruh tamu undangan, pengisi acara dan semua pihak yang telah berkontribusi atas kelancaran penyelenggaraan Festival HAM tahun 2021 ini,” sebut Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat Closing Ceremony.

Dalam Festival HAM ini, masalah perundungan menjadi salah satu pokok bahasan. Pasalnya, perundungan merupakan prilaku yang merendahkan harkat dan martabat.

“Perundungan merupakan persoalan serius, perendahan harkat dan martabat,” kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik di Semarang, pada Selasa (17/11/2021).

Pemerintah Kota Semarang, kata dia, adalah salah satu pemerintah daerah yang telah memiliki aturan tentang perundungan, khususnya di dunia pendidikan.

Baca :  Festival HAM 2021: Bergerak Bersama Memperkuat Kebinekaan

Sementara itu, Hendrar menyebutkan bahwa, berbagai program seperti sekolah anti-perundungan dan gerakan anti-perundungan telah disiapkan untuk mengantisipasi perundungan di lingkungan pendidikan. Dia berharap sekolah bisa menjadi rumah bagi para siswa.

“Kuncinya saling mengawasi. Tidak boleh lagi ada perundungan secara fisik maupun lisan,” katanya.

Festival HAM tahun 2021 ini dimulai sejak tanggal 16 November 2021 dengan menghadirkan 99 Narasumber, 13 opening remarks dan keynote speaker. Festival ini dihadiri seluruh Bupati dan Wali Kota se-Indonesia baik secara offline maupun online.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber seperti Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Edward O.S. Hiariej, Wakil Ketua Eksternal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Amiruddin.

Baca :  Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Festival HAM 2022

Sejumlah tokoh HAM Internasional yang juga ikut bergabung secara daring yaitu Nandini Lahe-Thapa, Senior Director at Nepal Tourism Board, Helena Olsson, Senior Programme Officer RWI (Raoul Wallenberg Intitute).

Total partisipan dalam Festival HAM 2021 ini sejumlah 1.799 yang terdiri dari 1.055 peserta offline dan 744 peserta yang mengikuti secara online atau daring.

 

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *