Festival HAM 2021: Bergerak Bersama Memperkuat Kebinekaan

oleh -298 views
Festival HAM, Bergerak Bersama, Memperkuat Kebinekaan, Kebhinekaan, Komnas HAM

SEMARANG (LEAD.co.id) – Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menegaskan, dinamika implementasi penegakan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia memerlukan sebuah dorongan semangat beserta dukungan dari segenap lapisan masyarakat.

“Indonesia sejak diproklamirkan hadir sebagai negara bangsa yang beragam dari semua aspek. the most diverse country in the world,” ujar Taufan dalam opening Ceremony Festival HAM 2021, di Kota Semarang, pada Rabu (17/11/2021).

Festival HAM merupakan kegiatan tahunan yang dirancang bersama Komnas HAM, INFID, Kantor Staf Presiden dan pemerintah daerah. Kali ini, Komnas HAM menggandeng Pemkot Semarang untuk menggaungkan nilai HAM di masyarakat dengan tema “Bergerak Bersama Memperkuat Kebinekaan, Inklusi, dan Resiliensi”.

Baca :  Komnas HAM Selidiki Dugaan Pelanggaran HAM di Sekitar Danau Toba

Komnas HAM RI menyatakan terus membumikan konsep dan nilai-nilai HAM ke dalam tata kelola pemerintahan daerah. Salah satu langkah konsisten dengan menyelenggarakan even tahunan, Festival HAM.

Dalam sambutannya, Taufan memandang konflik, pertentangan, kontestasi yang terjadi sebagai proses alamiah. Dia menambahkan, satu pokok dalam hak asasi manusia adalah menghormati manusia lain sebagai sesama ciptaan Tuhan.

“Problemnya adalah mau nggak kita saling menghormati perbedaan itu?. Satu kata pokok dalam hak asasi manusia adalah menghormati manusia lain. Karena sama-sama ciptaan Tuhan yang Maha Esa,” sebut Taufan.

Baca :  Penutupan Festival HAM 2021, Peserta Bacakan Deklarasi Anak

Dia mencermati konflik bersenjata, persoalan pendirian rumah ibadah, timbul karena kemauan untuk saling menghormati itu belum muncul. Padahal, kata dia, Indonesia mencatatkan prestasi yang luar biasa dalam penyelesaian konflik, yakni kasus Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh.

“Bagi Komnas HAM menghentikan kekerasan adalah satu kampanye kami sejak awal sampai hari ini dan akan datang. Karena dengan menghentikan kekerasan, memulai dialog maka kemudian HAM bisa dilindungi, ditegakan hingga melahirkan masyarakat yang adil, beradab, bermartabat dan diridhoi Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.

Baca :  Festival HAM Digelar 8-10 November, Usung Keberagaman, Harmoni dan Inklusi

Dalam konteks HAM, menghormati manusia lain menjadi prinsip utama. Keragaman dan kebhinekaan bangsa Indonesia, sejatinya menjadi kekuatan yang berperan penting dalam mengatasi berbagai persoalan khususnya dalam situasi pandemi saat ini.

Kekuatan kebinekaan yang berasal dari kearifan lokal ini juga memiliki keselarasan dengan prinsip HAM yang sejalan dengan prinsip Kabupaten atau Kota HAM yang menyentuh ranah keadilan sosial, solidaritas, non diskriminasi, inklusi dan semangat toleransi.

 

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *