Petugas Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura

oleh -200 views
Petugas Gabungan, Penyelundupan, Benih Lobster, Singapura
Petugas gabungan dari Bea Cukai, PSDKP dan BKIPM berhasil menggagalkan penyelundupan benih lobster ke luar negeri, Sabtu 10 April 2021

LEAD.co.id | Petugas gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan 23.230 benih bening lobster (BBL) atau benur dari Kepulauan Riau menuju Singapura kapal berkecepatan tinggi atau kapal cepat di perairan Batu Cula. Saat digeledah, kapal tersebut mengangkut 1 kardus sterofoam berisi 30 kantong berisi benur.

Mereka yang bertugas ini gabungan dari Bea Cukai, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) dan Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM).

“Sinergitas kita yang semakin kuat di lapangan kian membuahkan hasil. Lagi-lagi, kita menggagalkan penyelundupan BBL,” kata Kepala BKIPM, Rina, Sabtu (10/4/2021).

Baca :  Gerebek Rutan Sampang, Petugas Tertibkan Benda Terlarang

Rina mengungkapkan, petugas pun menyita benur tersebut dan langsung melakukan reoksigen dan pencacahan. Hasilnya, ditemukan 29 kantong BBL berisi jenis pasir dengan jumlah sekira 23.084 ekor. Kemudian sisanya BBL jenis mutiara.

“Kita bergerak cepat dalam melakukan penyelamatan sumber daya ikan. Jadi kita tidak ada kompromi dan toleransi dengan penyelundupan,” tegasnya.

Adapun pengungkapan informasi ini berawal informasi intelijen tentang dugaan adanya kapal cepat bermuatan BBL yang akan menuju Singapura pada Jumat, sekira pukul 12.30 WIB. Petugas pun kemudian berpatroli dan Bersiap untuk penyekatan terhadap kapal tersebut.

Baca :  Pengendara Terseret Banjir di Dadali, Plat Nomor Ditemukan

Kemudian tepat di koordinat 1 ° 01.827 ‘Lintang Utara / 103 ° 41.037’ Bujur Timur, Satgas Patroli Bea Cukai 1288 melihat ada sebuah kapal pancung bermesin 2 x 15 PK dengan 2 anak buah kapal menuju perairan internasional (Singapura).

Petugas langsung sekaligus mengawasi kapal tersebut. “Ini bukti kita tidak utama. Kita libatkan intelijen untuk mendapatkan informasi, hingga kita tangkap kapal tersebut,” urai Rina.

Harapan yang diharapkan, dari penangkapan dan penggagalan penyeludupan BBL dapat memberikan efek jera terhadap para pelaku. Dia memastikan jajarannya selalu mendukung pintu keluar-masuk komoditas perikanan di seluruh Indonesia.

Baca :  Petugas Gabungan Bentuk Tim Tracer Covid-19 di Kabupaten Bogor

“Kita akan selalu awasi pintu-pintu keluar-masuk. Dan dengan sinergitas bersama Polri, Bea Cukai serta aparat lainnya, kita akan terus jaga sumber daya perikanan kita,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengingatkan larangan ekspor benur lobster. Di bawah komandonya, Kementerian Kelautan dan Perikanan ingin budidaya lobster dalam negeri dan ekspor lobster jika sudah mencapai ukuran konsumsi.

Reporter: M Ikhsan
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Wenty Mawenda/ BKIPM KKP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *