PMB Nilai Bansos di Bondowoso Sediakan Jebakan Bupati

0

LEAD.co.id | Dinas Sosial (dinsos) Bondowoso bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) sebagai kepanjangan Kementerian Sosial turut perhatikan kondisi perekonomian terdampak pandemi Covid-19. Salah satu bentuk komitmen tersebut dengan menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Paket sembako yang disalurkan Dinsos Bondowoso, berisikan bahan makanan pokok berupa Beras, Telur, Minyak Goreng dan Mie instan dibagikan langsung di kediaman Bupati Bondowoso, desaTangsel Wetan, Wonosari,  (7/5).

Hal itu mendapat tanggapan dari Direktur Eksekutif Poros Muda Bondowoso (PMB), Misbahul Munir. Dia menilai, bantuan sembako yang dilaksanakan dinsos dan TKSK sungguh sangat membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19 namun langkah ini bisa diindikasikan menabrak aturan mekanisme penyaluran bantuan sembako.

Baca :  Aksi Tanggap Pramuka Bogor Tengah Sebarkan Bantuan Sosial untuk Warga

“Apakah di dalam nomenklatur mekanisme penyaluran bantuan itu harus dikirim ke rumah Bupati terlebih dahulu lalu di rumah bupati sudah disiapkan tim penyaluran sembakonya?,” tanya Misbahul Munir (8/5/2020).

Misbah juga menambahkan, skema penyaluran bantuan sembako ini menuai minimal dua pertanyaan.

“Pertama, apakah penyaluran bantuan sembako ini atas permintaan Bupati Bondowoso? atau inisitatif dari kepala dinsos bondowoso dan TKSK?,” tambahnya

Dirinya menyampaikan, bila peyaluran bantuan sembako kapada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 atas permintaan langsung Bupati, maka penyaluran bantuan sembako ini disinyalir berbau pencitraan.

Baca :  Cegah Wabah Corona, Warga Cipondoh Makmur Semprot Lingkungannya

“Apabila ini adalah inisiatif kepala dinsos bondowoso dan TKSK dalam menyalurkan bantuan sembako dalam rangka penanggulangan dampak ekonomi karena pendemi Covid-19 ke rumah Bupati Bondowoso Drs. K.H. Salwa Arifin ini sama saja membuka lapak jebakan untuk orang nomer satu di kabupaten Bondowoso,” imbuhnya.

Munir juga mempertanyakan postur anggaran bantuan sembako untuk meringankan beban masyarakat terdampak covid-19 yang dilaksanakan oleh Dinsos dan TKSK.

“Apakah bantuan ini sumber dananya dari pusat, provinsi atau hasil dari dana refocusing anggaran daerah Bondowoso dalam penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19. Atau jangan jangan bersumber dari pihak luar, jika dari pihak luar bagaimana pertangungjawabannya,” sampai Munir.

Baca :  PSBB Bodebek Tak Jelas, Empat Kepala Daerah Lakukan Evaluasi

“Dimasa pandemi sekarang, masyarakat terdampak Covid-19 sangat membutuhkah bantuan taktis dari pemerintah secara cepat. Namun alangkah lebih baiknya penyaluran bantuan itu disandarkan pada prinsil kehati-hatian agar niatan membantu tidak menimbulkan hal hal yang sama sama tidak diinginkan di kemudian hari,” tutupnya.

Sumber : Poros Muda Bondowoso
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here