Polemik CGM, Desta Serukan Perlawanan Terhadap Intoleransi

0

LEAD.co.id | Beredarnya surat terbuka yang dilayangkan oleh Forum Muslim Bogor (FMB) terrkait penolakan Cap Go Meh (CGM), membuat Pemerintah (Pemkot) Bogor, Pemuka Agama, dan Tokoh Masyarakat setempat menyatakan geram. Dalam surat terbuka tersebut FMB juga menyerukan kepada pemkot untuk tidak memberikan fasilitas terhadap perayaan tahun baru.

Setelah Pemkot Bogor, MUI, dan beberapa elemen mengecam sikap FMB, kini giliran Presidium GMNI, Desta Lesmana turut mengecam keras tindakan Rasis tersebut. “Kami menduga ada upaya2 meletupkan konflik SARA dikota Bogor yang menjunjung tinggi nilai2 toleransi dan keberagaman , dan sangat kental dengan muatan Politisnya”

Baca :  Sah !, Abdul Rojak Nahkodai PC GMPI Kota Bogor

Dikatakan Desta, GMNI menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat Kota Bogor untuk melakukan perlawanan terhadap kelompok intoleran, bila perlu hengkangkan mereka dari kota Bogor.

“Kami masyarakat Bogor ingin hidup damai dalam bertoleransi, dan warga Bogor asli Menjunjung Nilai Toleransi,” tegas aktivis yang juga pendukung Bima Arya ini.

Desta menerangkan bahwa, tidak ada yang salah dengan Cap Go Meh karena sama dengan festival budaya lainnya seperti Lebaran Betawi di Jakarta, Lebaran Ketupat di Jawa Tengah, dan Seren Taun di Jawa Barat. Terlebih, lanjut dia, warga Bogor selalma ini mendukung keberagaman dan toleransi.

Baca :  Punya Visi dan Mindset, Andri Amarald Daftar Caketum KONI Kota Bogor

“Di Kota Bogor tidak ada tempat untuk intoleransi, warga Bogor juga mendukung Keberagaman dan Toleransi,” tegas Desta. (AP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here