Polemik CGM, Giliran FMB Beri Penjelasan dan Klarifikasi

0

LEAD.co.id | Polemik kegiatan Cap Go Meh (CGM) menuai babak baru. Setelah mendapat kesalahpahaman serta kecaman dari berbagai pihak, kini Forum Muslim Bogor (FMB) menerbitkan penjelasan dan klarifikasi seruan kepada pemerintah dan seluruh masyarakat Bogor.

“FMB bersama masyarakat Bogor lainnya mengharapkan sasana yang terus kondusif dan harmonis di antara seluruh komponen masyarakat Bogor dengan terus menjalankan prinsip-prinsip toleransi antar umat beragama,” tulis klarifikasi FMB yang ditandatangani Ir. Imam Syafi’i selaku Ketua, dan S.A Syukur sebagai Sekretaris, Bogor, Jumat (1/2/2019).

Menurutnya, seruan FMB yang saat ini ramai menjadi perbincangan, merupakan hasil diskusi dengan beberapa Ulama, Ustadz, Tokoh, Aktivis Muslim, bahkan dihadiri oleh Asisten Dua Walikota Bogor beserta Staf dari Dinas Kebudayaan. Selain itu, pihaknya mengaku bahwa, hasil diskusi yang berbuah seruan tersebut merujuk pada himbauan MUI Kota Bogor tahu 2017 lalu.

Baca :  Kepedulian YARSIB, Bagikan Sembako & Takjil Gratis Ditengah Wabah Covid-19

“Seruan tersebut merujuk pada himbauan MUI Kota Bogor tahun 2017 tentang Himbauan MUI agar Umat Muslim Tidak Mengikuti Bogor Street Festifal Cap Go Meh”, lanjutnya.

Pihak FMB juga mengaku sangat menghargai toleransi antar umat beragama. Adapun terkait, seruan kepada Pemerintah Kota Bogor agar tidak memfasilitasi kegiatan tersebut, karena CGM dipandang sebagai perayaan penganut agama Konghucu. Namun, pihaknya menyatakan bahwa FMB tidak pernah menyatakan melarang atau menolak Cap Go Meh yang dilakukan umat Konghucu di Bogor.

Dalam klarifikasi tersebut, pihak FMB juga meminta maaf jika seruan sebelumnya telah membuat kesalahpahaman di masyarakat. “FMB sangat menghargai dan menghormati penganut agama lainnya termasuk penganut agama Konghucu,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here