Polres Bogor Bekuk Perampas HP Milik Penyandang Disabilitas

0
Polres Bogor, Perampasan, HP, Penyandang Disabilitas, Disabilitas
Tim Gabungan Polres Bogor dan Polsek Jonggol berhasil menangkap pelaku perampasan HP milik Tedi alias Jojo (24), seorang penyandang disabilitas [File: Humas Polres Bogor]

LEAD.co.id | Tim Gabungan dari Polres Bogor dan Polsek Jonggol telah mengamankan tersangka perampasan Handphone (HP) milik penyandang disabilitas yang sempat viral beberapa waktu lalu. Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bogor, AKBP Harun dalam konferensi pers di Mapolres Bogor, pada Selasa (13/4/2021).

Aksi Perampasan ini terjadi pada Jumat 19 Maret 2021 lalu sekitar pukul 02.30 dini hari. Korban nernama Tedi alias Jojo (24) diketahui merupakan seorang penyandang disabilitas.

Pelaku berjumlah 4 (empat) orang datang menggunakan motor kemudian merampas 2 (dua) unit HP milik Jojo. Saat melakukan aksinya, pelaku mengancam korban menggunakan celurit saat Jojo sedang memainkan HP di depan warung.

Baca :  Polres Bogor Perketat Pengaman Pasca Teror di Mabes Polri

Kapolres Bogor AKBP Harun mengungkapkan, salah satu HP merk Oppo A5S berwarna hitam milik Jojo diketahui berada di counter HP di wilayah Cipayung, Jakarta Timur. HP tersebut dibeli oleh Counter dari 2 (dua) orang laki-laki yang tidak dia kenal yang mengendarai motor.

Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan Tersangka berinisial MR berikut barang bukti 1 (satu) HP merk Oppo A5S, 1 unit motor Honda Beat, 2 buah dus box HP, dan 1 buah helm. Sementara terhadap 3 (tiga) tersangka lainnya masih dalam tahap pengejaran.

Kapolres mengungkapkan, para pelaku dalam aksinya selalu berkelompok dan menyasar tempat tempat yang sepi. Para pelaku diketahui telah melakukan aksinya sebanyak 4 TKP yaitu 3 kali di daerah Gunung Putri, 1 lainnya di daerah Jonggol, Kabupaten Bogor.

Baca :  Bripda Carolina, Polwan Polres Bogor jadi MC Upacara HUT RI ke 75 di Istana Negara

“Komplotan mereka juga telah melakukan tindakan serupa yang sempat viral di tahun 2019 yaitu perampasan yang dilakukan di sebuah rumah makan di daerah Gunung Putri,” ungkap AKBP Harun.

Menurut Kapolres, Tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 (tujuh) tahun dan 365 KUHP hukuman maksimal 12 tahun penjara. Pihaknya juga akan melakukan pendalaman terhadap para tersangka lainnya untuk mengungkap beberapa kejadian lainnya yang ada di wilayah hukum Polres Bogor ini.

“Atas perbuatannya tersangka akan kita kenakan Pasal 363 KUHP yaitu dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkap AKBP Harun.

Baca :  Polres Bogor Buka Dapur Umum hingga Bagikan 1.000 Nasi Bungkus

Reporter: M Ikhsan
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Humas Polres Bogor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here