PMI IAIN Madura Adakan Simulasi Tanggap Darurat Bencana

0
PMI, IAIN Madura, Simulasi Bencana, Tanggap Darurat, Darurat Bencana, Bencana
LKSR PMI Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura saat melakukan simulasi tanggap bencana, pada Senin (12/4/2021)

LEAD.co.id | Unit Kegiatan Khusus (UKK) Korps Suka Rela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura mengadakan simulasi tanggap bencana guna kesiap-siagaan penanggulangan bencana terpadu pada anggota, pada Senin (12/4/2021).

Simulasi dilakukan adegan bencana Gempabumi yang terjadi di wilayah Tlanakan. Kemudian, berdasarkan laporan masyarakat, PMI memerintahkan KSR IAIN Madura untuk memantau lokasi bencana serta mendirikan posko tanggap darurat bencana untuk membantu korban.

Posko tanggap darurat ini di isi oleh beberapa sektor yang saling berkaitan dan terpadu. Tujuannya, untuk meminimalisir dampak dari bencana dan mensuplai kebutuhan korban.

Adapun sektor yang bekerja di dalam sebuah sistem penanggulangan bencana itu diantaranya:

1. Tim Assessment, tim ini bertugas untuk memantau kondisi di wilayah bencana serta mendata dampak kerusakan yang di timbulkan.

Baca :  Lanud Ats Bantu Pengiriman Logistik untuk Korban Banjir

2. Tim Posko Utama, sebagai unit tertinggi yang bertugas untuk mengkoordinasikan antar semua sektor yang ada dalam penanggulangan bencana tersebut.

3. Tim Rumah Sakit Darurat, bertugas untuk merawat korban luka-luka yang ada dalam bencana tersebut.

4. Tim Psikososial Support Program( PSP, untuk memberikan mental support pada korban bencana yang mengalami trauma.

5. Tim Restoring Family Link (RFL), sebagai tim pendataan orang-orang yang mencari keluarganya dalam sebuah bencana.

6. Tim Shelter, tim ini bertujuan untuk membuat camp pengungsian serta keseluruhan kebutuhan sarana dan prasana di dalam pengungsian.

7. Tim Watsan, bertujuan untuk merancang kebutuhan air dan sanitasi didalam pengungsian korban

Baca :  Bantu Korban Bencana, Alumni Darul Fallah Singgung Pemulihan Pertanian

8. Tim Logistik, tim penyuplai kebutuhan pokok di dalam pengungsian dan korban bencana. Sebagai tim yang mencatat keluar masuknya barang bantuan dalam sebuah bencana.

9. Dapur Umum, sebagai tim penyuplai kebutuhan makanan dalam pengungsian dan kepada korban bencana.

10. Tim Ambulance, sebagai tim penolong korban bencana untuk selanjutnya di bawa ke rumah sakit darurat.

Ketua pelaksana Ika mengatakan, acara yang di adakan merupakan acara puncak diklat PMI IAIN Madura yang dimulai sejak tanggal 12 – 14 Februari 2021 secara luring dan daring.

“Melalui simulasi ini kita bisa mengetahui penguasaan perkembangan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh peserta diklat, membentuk relawan yang siap, sigap dan tanggap di lapangan,” katanya kepada Lead.co.id, Selasa (13/04/2021).

Baca :  TNI - Polri Bantu Warga Bersihkan Jalan Lintas

Sementara itu, Ketua KSR PMI IAIN Madura, Badrut Tamam menyampaikan, usai pelaksanaan diklat dan simulasi bencana alam, anggota diharapkan dapay mempraktekkan ilmu yang sudah didapat.

“Harapan saya setelah dilaksanakan simulasi ini dapat memberikan kesiap siagaan, khususnya pada anggota KSR PMI sebagai salah satu lembaga yang bergerak dalam bidang kemanusiaan,” harapnya.

“Jika sewaktu-waktu terjadi bencana mendadak di wilayah Pamekasan yang mengharuskan mendirikan posko tanggap darurat bencana agar dapat langsung menyesuaikan dengan bidangnya dan tidak awam lagi dalam penanganan pasca bencana, mengingat saat ini wilayah Indonesia sedang di gempur dengan berbagai bentuk bencana yang terjadi di beberapa daerah,” tambah Tamam.

Reporter: Kholisin Susanto
Editor: Moh Hasanuddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here