LEAD.Co.id | Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di United Kingdom (UK) menyerahkan donasi melalui Dompet Dhuafa (DD) untuk meringankan beban korban pasca bencana gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar).
Mewakili PPI UK, Nurul Fitri Sari dari University of Reading ini menyerahkan donasi sebanyak Rp 28.972.556 secara simbolis kepada pihak Dompet Dhuafa. Bantuan tersebut berasal dari penggalangan dana oleh pihak PPI UK untuk pemulihan pasca gempa Sulbar.
“Semoga dengan adanya bantuan dari kami, dapat meringankan beban saudara-saudara kita di wilayah tersebut,” kata Nurul melalui siaran pers DD yang diterima redaksi LEAD.co.id, pada Minggu (21/2/2021).
Sumber BNPB menyebutkan, gempa berkekuatan M 5.9 dan M 6.2 terjadi di wilayah Sulawesi Barat (Sulbar), pada Jumat (15/1) lalu. Akibat itu, sebanyak 105 Jiwa telah meninggal, 3 jiwa hilang, 6.489 orang luka-luka, dan 92.075 jiwa mengungsi pada 360 titik pengungsian.
Pasca pemulihan bencana, Dompet Dhuafa bersama Tim SAR DMC maupun relawan telah membangun sejumlah fasilitas umum, seperti MCK (Mandi Cuci Kakus) hingga sumur bor untuk membantu korban bencana tersebut.
Selain itu, Tim DMC juga menggulirkan layanan psikososial berupa PFA (Psychological First Aid) atau bantuan psikologis tahap awal bagi para penyintas bencana yang mengalami peristiwa kritis.
“Aksi tersebut diberikan kepada seluruh kelompok rentan penyintas gempabumi Sulbar yang membutuhkan dukungan dari anak-anak hingga dewasa,” ujar Ahmad Faqih, General Manager Resources Mobilization ZIS Dompet Dhuafa.
Dompet Dhuafa terus mengajak seluruh lapisan masyarakat baik Nasional maupun Internasional untuk membantu pemulihan bencana di seluruh Indonesia, terutama pasca gempa di Sulbar.
“Dompet Dhuafa sebagai lembaga filantropi Islam, menjadi lembaga yang memfasilitasi dan sebagai mediasi kepada masyarakat untuk ikut berkontribusi dan menebar welas asih,” tambah Faqih.
Nurul menyatakan bahwa, kontribusi Dompet Dhuafa sangat baik dalam membantu penanganan bencana di Indonesia. Karenanya, dia mengaku senang bisa membantu para korban gempa di Sulawesi Barat ini.
“Penanganan bencana hingga pasca bencana sudah sangat baik sesuai dengan kapasitasnya sebagai lembaga kemanusiaan di Indonesia,” sebut Nurul.
Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Humas DD





