Program Pancakarsa Menjadi Buah Bibir Anak Anak Muda

0
Program, Pancakarsa, Bupati Bogor, Buah Bibir, Anak Muda
Anak-anak muda dari berbagai elemen mengikuti event "Bogor Leaders Talk" yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor secara virtual, pada Senin (12/4/2021)

LEAD.co.id | Program Kerja Bupati Bogor Ade Yasin dan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan menjadi ramai disuarakan anak-anak muda dalam event “Bogor Leaders Talk”, pada Senin (12/4/2021).

Program pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bogor tersebut bernama Pancakarsa. Para pemuda memberikan ide dan masukannya untuk pembangunan dan kemajuan Pemerintah Kabupaten Bogor kedepan.

“Salam pancakarsa. Saya Muhamad Faizal Afif. Salah satu mahasiswa Fisib Universitas Pakuan Bogor. Yang pertama bagi saya, Bogor leaders talk ini salah satu inovasi yang luar biasa Bupati Ade Yasin dan jajaran di tengah sistem birokrasi yang selama ini dianggap kaku,” ujar Faizal Afif.

Faizal Afif mengutarakan idenya dalam bentuk video, bahwa kaum muda Kabupaten perlu tempat khusus untuk berkarya atau disebut Bogor Creative Center. Dirinya juga menegaskan ada tiga aspek penting yang harus ditanam untuk membentuk Kota/Kabupaten kreatif, yang pertama pemeliharaan dan pengembangan potensi ekonomi kreatif, yang kedua pengembangan creative class, yang ketiga perencanaan dan pengembangan lingkungan kreatif.

Baca :  Hadapi Corona, Kapolres dan Bupati Bogor Cek Kesiapan RSUD

“3 hal itu dapat menjadikan Kabupaten Bogor sebagai Creative City. Saat ini semangat pancakarsa sudah sangat membumi di kalangan anak muda. Tinggal bagaimana kami dirangkul kedepannya agar mampu berdaya saing lokal, regional, nasional maupun internasional” Pungkas Faizal.

Sementara itu, salah satu peserta Bogor Leaders Talk yang lain bernama Sidiq Purba mengusulkan ide “Pancakarsa dengan Data”, karena dirinya mengatakan pada tahun 2020 Seoul dinyatakan sebagai smart city terbaik di dunia.

“Salah satu inovasi yang Seoul luncurkan adalah layanan owl bus, yang dapat beroperasi mengangkut 7000 penumpang, dan meningkatkan kepuasan warga sebanyak 80%. Untuk menjalankan inovasi ini, Kota Seoul menjalankan 3milyard panggilan selular perhari, sehingga bisa mendeteksi keberadaan calon penumpang yang akan diangkut,” terang Sidiq.

Baca :  Rhoma Irama Dilaporkan, Bupati Bogor Dinilai Gagal Fokus

Sidiq menambahkan Pemerintah Kabupaten Bogor dapat menjalankan inisiatif-inisiatif serupa dengan mengambil keputusan berdasarkan data. Fungsinya bukan hanya sebagai akuntabilitas, tetapi dapat digunakan pula bagi para akademisi ataupun para pemuda untuk berinovasi. Contohnya di Jawa Barat telah diluncurkan Ekosistem Data Jabar sebagai portal data Pemerintah dan masyarakat.

Berbagai puluhan ide dan masukan lainnya untuk implementasi pancakarsa Kabupaten Bogor telah diutarakan oleh anak-anak muda. Peserta datang dari berbagai Universitas di Kabupaten/Kota Bogor, mahasiswa rantau di luar Bogor, organisasi pemuda, karang taruna Kab Bogor.

Baca :  Antisipasi Bencana, BNPB dan Bupati Bogor Sepakat Jaga Lingkungan

Selain itu juga guru muda, pegawai BNN Kab Bogor, wirausaha muda, pelajar SMA/SMK, tenaga kesehatan dan peserta terjauh pemuda Kab Bogor di Denmark. Saat ini event Bogor Leaders Talk sendiri sudah memasuki tahap seleksi untuk penentuan yang terbaik dari yang terbaik.

Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here