Puluhan Ormas Bogor Siap Gelar Demo Besar-Besaran Tolak RUU HIP

0

LEAD.co.id | Puluhan masa dari berbagai Organisasi Masyarakat (ormas) Minggu sore (28/06/2020) gelar rapat koordinasi di Aula Masjid Al Hijri 2, Jalan Soleh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor. Dalam Teknis Lapangan (teklap) ini nantinya akan digelar aksi penolakan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Nanti, Aksi turun ke jalan ini, Gerakan Pengawal Pancasila Bogor Raya akan melibatkan para pimpinan ormas maupun OKP dengan estimasi masa mencapai 1000 orang.

“Aksi ini sebagai bentuk bahwa kami menolak RUU HIP. Karena Pancasila itu itu sudah final bagi Rakyat Indonesia,” ucap koordinator Gerakan Pengawal Pancasila Bogor Raya, Subhan Murtadla kepada Lead.co.id.

Baca :  Konsisten, GPK Kota Bogor Tegaskan Tolak RUU HIP

Menurutnya, aksi menolak RUU-HIP dan meminta DPR untuk mengeluarkannya dari proglenas serta mendukung Penuh Fatwa MUI Pusat dan MUI Provinsi se-Indonesia. Selain itu, dirinya juga meminta semua pihak untuk mewaspadai kebangkitan Komunisme dalam segala bentuknya.

“Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk melakukan apel akbar menolak kebangkitan PKI, yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Jumat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPTB, Teddy Irawan mengatakan, aksi yang nantinya digelar oleh seluruh ormas maupun OKP ini menjadi salah satu kepedulian dan kecintaan terhadap NKRI. Pasalnya Pancasila salah satu landasan bagi masyarakat. “Ini muncul karena Pemerintah sudah salah. Dalam RUU HIP ini hingga menuai aksi masyarakat yang menolaknya,” sampainya.

Baca :  Peduli Warga Terdampak Covid-19, Iis Edhy Prabowo Berikan Bantuan

“Kan aneh juga pemerintah membuat rancangan RUU HIP ini, akhirnya sudah jelas gerakan masyarakat akan susah dibendung. Kami juga berharap, siapapun jangan sekali-kali mengotak-ngatik, bahwa Pancasila itu landasan filosofi kenegaraan,” pungkasnya.

Reporter : Jhonie
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here