Ribuan Rumah di Pamekasan Akan Dipasang Label Miskin

oleh -948 views
KPM-PKH Pamekasan, Label, Rumah Keluarga Miskin
Ilustrasi Label Keluarga Miskin

LEAD.co.id | Sebanyak 46 ribu peserta Keluarga Penerima Manfat – Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) di Kabupaten Pamekasan, rencananya akan dipasang label “keluarga miskin”. Meski demikian, rencana tersebut masih terkendala anggaran.

“Sebab, kebijakan dari Kemensos untuk pembuatan labelisasi itu tidak ada anggarannya,” ungkap Koordinator PKH Pamekasan, Lukman Hakim kepada tim LEAD.co.id, Kamis (23/1/2020).

Selain persoalan anggaran, lanjut dia, juga ada yang perlu dikonsultasikan yakni masalah bahasa yang baik di label yang akan dipasang, agar penerima KPM-PKH tidak keberatan.

“Kalau semuanya sudah sepakat dan sesuai dengan intruksi kepala Dinsos terkait pamasangan labelisasi, tentunya kami sangat bersemangat untuk mereliasasikannya,” ucapnya.

Baca :  Meriahkan PSF 2019, STAN Literasi KOMPAK Sediakan Bazar Buku

Sekalipun, menurut dia, untuk pemasangan label ini tidak ada intruksi dari Kemensos, namun seiring dengan perkembangan di beberapa kabupaten dan Kota ada inisiatif untuk melakukan pemasangan labelisasi itu.

“Kenapa?, karena PKH ini misinya untuk mempercepat memberantas ke miskinan dan ini bagian ucapaya mata rantai sebenarnya,” papar dia.

Menurut dia, banyak penerima PKM PKH yang saat ini mengalami perkembangan di bidang ekonomi, akan tetapi tingkat kesadarannya masih kurang, bahkan belum ada.

Untuk itu, lanjut Lukman, mungkin dengan adanya pemasangan label bisa meningkatkan kesadaran para penerima KPM-PKH. “Sedangkan untuk dari kemensos pada tahun 2020 ini kita di target 10% ,” ujarnya.

Baca :  Antisipasi Corona, Pengunjung Perpus Pamekasan Bisa Akses "e-maos"

Lukman mengungkapkan, pemasangan label di setiap rumah para penerima KPM-PKH ini awalnya merupakan gagasan dari salah satu lembaga kontrol sosial yang datang ke Dinsos. Dengan harapan, masyarakat dapat menilai antara layak tidaknya untuk menerima bantuan PKH tersebut.

Namun, kapan pemasangan labelisasi ke tiap-tiap rumah para penerima KPM-PKH itu dilakukan, pihaknya masih akan melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Kepala Daerah setempat.

“Tunggu saja kabar selanjutnya, karena ini masih mau di kolsultasikan dan di koordinasikan kepada kepala Dinsos dan Kepala derah di Kabupaten Pamekasan,” paparnya. (haz/nam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *