RSUD Kota Bogor Luncurkan SIMRS, Aplikasi Pelayanan Digital

oleh -943 views
RSUD Kota Bogor, SIMRS, Aplikasi SIMRS, Pelayanan Digital

BOGOR (Lead.co.id) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor telah meluncurkan aplikasi Sistim Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang bisa memudahkan warga untuk mendapatkan pelayanan secara digital.

Peluncuran aplikasi itu dihadiri Wali Kota Bogor, Bima Arya, di RSUD Kota Bogor, pada Selasa (15/2/2022). Dalam sambutannya, Bima menitipkan agar membangun sistem harus totalitas dalam setiap ikhtiar yang dilakukan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat, Vini Adiani Dewi mengatakan, keberadaan aplikasi SIMRS yang menjadi satu sistem informasi atau big data sangat diperlukan dalam era digitalisasi saat ini.

Kehadiran aplikasi ini dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mengharapkan pelayanan yang cepat dan tepat, sehingga dapat mewujudkan peningkatan pelayanan kesehatan.

Baca :  Bantu Korban Gempa Cianjur, RSUD Kota Bogor Kirimkan Tenaga Medis

“Penggunaan dan pelaksanaan SIMRS oleh rumah sakit tidak saja berhubungan dengan data tetapi juga beberapa kegiatan atau aplikasi dalam penggunaan obat- alat kesehatan, ruangan atau barang-barang serta lainnya. Sehingga dapat terawasi dengan baik dan benar,” kata dia.

Dirut RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir menyebutkan, SIMRS adalah perjuangan akan kebutuhan dalam menjawab suatu perubahan yang diharapkan menjadi responsif, akuntabilitas, transparansi dan legal aspek yang lebih baik.

Perubahan keadaan kata dia, mendorong adanya rumah sakit yang lebih modern, mampu menjawab kompetisi terutama dalam era masa depan yaitu tentang telemedicine, Artificial Intelligence dan lainnya.

Sebagai tahap awal, kata dia, baru meliputi pendaftaran IGD dan rawat inap. Ke depan seluruh elemen keuangan, farmasi dan bidang lainnya.

Baca :  RSUD Kota Bogor Kembali Buka Pelayanan Non Covid-19

“Dengan adanya aplikasi ini Harapan kami dengan ini warga Kota Bogor tidak perlu mengantri, respon dan pelayanan bisa lebih cepat sehingga transparansi informasi bisa diakses,” ujarnya.

Sementara itu, Bima mengatakan, dengan Sistem Aplikasi yang baru itu, jangan hanya berpikir untuk memudahkan antrean atau mempercepat dalam pelayanan. Tapi nanti mencakup semua kegiatan di RSUD Kota Bogor yang transparan.

“Harapan saya bisa memonitor dokter yang ada dan dokter yang aktif di sini serta lainnya. Jadi sistem ini tidak boleh setengah-setengah, harus masuk semua,” kata Bima.

Selain apresiasi, pada kesempatan tersebut Bima Arya memberi sejumlah catatan. Ia menginginkan aplikasi ini tidak hanya gadget friendly, tapi juga warga yang tidak friendly gadget harus dibantu.

Baca :  Resmi! RSUD Kota Bogor Miliki Motif Batik Pertamanya

Sebab, tidak semua warga paham perkembangan sistem informasi dan teknologi yang ada saat ini. Mayoritas warga ketika datang ke RSUD Kota Bogor ingin disambut dengan ‘someah’ dan dipercepat.

“RSUD ini harus jadi rumah sakit untuk semua, banyak dari kita yang mengharapkan layanan RSUD Kota Bogor memberikan kemudahan dan membanggakan. Untuk itu sistem aplikasi yang ada harus memberi dampak pada kultur services RSUD Kota Bogor,” kata Bima.

Di hadapan semua yang hadir, baik secara langsung maupun daring, Bima menyampaikan pada tahun 2022 RSUD Kota Bogor tengah dan akan menyelesaikan proses pembangunan senilai Rp 91,6 miliar.

“Itu yang saya maksud dengan totalitas,” tegas Bima.

 

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *