Sekolah Vokasi IPB Panen Perdana 40ribu Ayam Tefa

oleh -711 views
Sekolah Vokasi, IPB, Panen Perdana, Ayam Tefa

LEAD.coa.id | Teaching Factory (Tefa) Peternakan ayam kandang modern (Closed House System), kemitraan Sekolah Vokasi IPB University dengan PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) menuai hasil yang mengembirakan. Pada panen perdana pada Sabtu (10/4) di Kampus IPB Sukabumi, setidaknya dihasilkan 40 ribu ekor dengan Feed Convertion Ratio 1.479, index performance 382.89 dalam waktu 32 hari.

Dekan Sekolah Vokasi IPB Arief Daryanto mengatakan, pemeliharaan ayam dengan sistem Closed House berjalan dengan sukses dengan kinerja sangat baik. Bahkan, kata dia, tingkat kematian (mortalitas) hanya 1,8 % persen.

Peternakan dengan sistem Closed House tersebut, jelas Arief, dinilai baik untuk dipraktikkan. Selain bernilai ekonomi juga menjadi wadah pembelajaraan bagi mahasiswa yang melakukan praktik lapang dan riset peternakan ayam.

“Kandang ini bagus sekali. Bila IPB University punya kandang seperti ini tidak hanya di Sukabumi dan lebih dari satu, kita bisa produksi ayam puluhan ribu per bulan. Dan, masyarakat, mahasiswa serta alumni kita bisa belajar dan bekerja di sini. Ini menjadi tempat untuk menjalankan Tridharma perguruan tinggi,” paparnya.

Baca :  Tim Ekspedisi Patriot Kementrans-IPB di Telang: Petakan Komoditas Unggulan Pertanian

Sebelumnya, peternakan ayam sistem tertutup tersebut mulai diresmikan Rektor IPB pada Sabtu 13 Maret lalu. Closed House ini merupakan salah satu fasilitas pendidikan yang dibangun dari dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Fasilitas ini dilengkapi dengan teknologi pengaturan suhu dan kelembaban udara sehingga proses pemeliharaan dan pengelolaannya sangat efisien. Fasilitas modern lainnya yang dalam proses penyelesaian adalah Green House, yang akan mulai beroperasi sekitar bulan Juni 2021.

Selain Dekan Sekolah Vokasi, panen perdana ini dihadiri oleh Wakil Rektor IPB Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Drajat Martianto, Wakil Rektor Bidang Sumberdaya, Perencanaan dan Keuangan Agus Purwito, Sekretaris Institut Aceng Hidayat, Wakil Dekan Sekolah Vokasi Wawan Oktariza, Manajer IPB Sukabumi dan Wakil Manajer, Agrianita IPB.

Baca :  IPB Terima 2041 Calon Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN

Selain itu juga sekretaris BPKAD Provinsi Jawa Barat, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Provinsi Jawa Barat, Kepala Bidang PSMA Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Jemmy Wijaya dan Ferdiansyah dari PT Charoen Pokphand Indonesia.

Wakil Rektor IPB Drajat Martianto mengatakan, teknologi yang diadopsi sistem tersebut tergolong moderen, sehingga sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam proses belajar untuk mengenal teknologi terbaru dalam bidang peternakan ayam.

“Kegiatan panen ayam perdana bertepatan awal bulan Ramadhan sehingga harga ayam sangat baik, karena banyaknya permintaan sekitar Sukabumi, panen ayam akan berlangsung beberapa hari,” jelas Drajat Martianto.

Untuk hasil panen, menurut perwakilan PT Charoen Pokphand Indonesia, Jemmy Wijaya langsung dijemput dan diangkut oleh pedagang mitra PT Charoen Pokphand Indonesia. Dan dalam dua pekan setelah kandang kosong, Closed Housre akan betproduksi kembali dengan kapasitas 44 ribu ekor hingga kontinyu menghasilkan ayam potong setiap periode.

Baca :  Gunung Dago Menjanjikan, IPB Kerahkan Tim Latih Tenaga Pemandu Wisata

“Kemitraan PT Charoen Pokphand Indonesia dengan IPB merupakan bentuk sinergitas dunia industri dengan dunia pendidikan. Beliu sangat senang dengan panen perdana yg kinerjanya sangat baik. Karena tujuan kami bermitra dengan IPB antara lain agar kebutuhan protein hewani masyarakat Indonesia bisa terwujud.” kata Jelmy Wijaya.

Arief Daryanto menyampaikan terima kasih kepada PT Charoen Pokphand Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yg telah dan terus bekerja sama dengan IPB untuk pengembangan Tefa di Sekolah Vokasi IPB Sukabumi. Semoga hal ini bisa memberikan inspirasi bagi seluruh Sekolah Vokasi di Indonesia.

Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *